Ilustrasi pasukan pemadam kebakaran menghadapi amukan si jago merah. (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Ilustrasi pasukan pemadam kebakaran menghadapi amukan si jago merah. (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Selasa, 3 Oktober 2017 17:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

KEBAKARAN PONOROGO
3 Hektare Hutan di Slahung Hangus, Diduga Sengaja Dibakar

Kebakaran Ponorogo, lahan hutan seluas 3 hektare di Kecamatan Slahung terbakar.

Solopos.com, PONOROGO — Lahan hutan seluas 3 hektare di Desa Simo dan Desa Galak, Kecamatan Slahung, Ponorogo, terbakar, Senin (2/10/2017) malam. Diduga, hutan tersebut sengaja dibakar orang tidak bertanggung jawab demi keuntungan tertentu.

Kasubbag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, mengatakan kobaran api baru diketahui warga sekitar pukul 21.00 WIB. Selanjutnya warga melaporkan kejadian itu ke petugas Perhutani Slahung dan kemudian dilakukan pemadaman.

Petugas mengaku kesulitan memadamkan api karena lokasi kebakaran berada di pegunungan. Petugas hanya memadamkan api di bagian bawah untuk mencegah api menjalar ke pemukiman penduduk.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya lahan seluas 3 hektare yang ditanami pohon alba dan jati terbakar. Tapi, paling banyak yang terbakar adalah semak belukar yang ada di lokasi,” jelas dia saat ditemui Madiunpos.com, Selasa (3/10/2017).

Sudarmanto menuturkan hutan yang masuk di wilayah Desa Simo dan Desa Galak itu diduga sengaja dibakar oleh orang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut berdasar keterangan saksi mata yang berada di lokasi kejadian. Hutan tersebut sengaja dibakar supaya sisa kayu yang terbakar bisa digunakan untuk kayu bakar maupun untuk dijual.

“Petugas kepolisian bersama petugas Perhutani akan melakukan patroli rutin karena dimungkinkan warga yang membakar hutan bisa kapan saja membakar lagi,” jelas Sudarmanto.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan api membakar hutan di Slahung mulai dari bawah hingga menjalar sampai puncak gunung.

Petugas kemudian memadamkan api dengan alat seadanya.”Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB,” kata dia.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…