Kemacetan di Ringroad Utara. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja) Kemacetan di Ringroad Utara. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 3 Oktober 2017 05:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

JALAN JOGJA
Hari Ini Nama Jalan Arteri Diresmikan

Masyarakat akan menjadi lebih paham batas-batas jalan yang ada

Solopos.com, JOGJA-Nama jalan arteri atau Ring Road Jogja akan diresmikan pada Selasa (3/10/2017). Peresmian tersebut tidak hanya akan dihadiri Gubernur DIY saja, tetapi juga oleh Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Timur, dan Walikota Bandung.

“Direncanakan peresmian akan dilangsungkan besok [hari ini] di perempatan Jombor, pukul 10.00 WIB. Undangan juga sudah disebar,” jelas Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Sigit Sapto Rahardjo kepada wartawan di kompleks Kepatihan, Senin (2/10/2017).

Sigit yang juga merupakan Ketua Panitia Peresmian Jalan Arteri ini mengungkapkan, kehadiran para kepala daerah tersebut, dikarenakan beberapa nama ruas jalan arteri menggunakan nama dari daerah-daerah tersebut.

Seperti diketahui, sesuai dengan Keputusan Gubernur DIY Nomor 166/KEP/2017 tanggal 24 Agustus 2017, nama yang digunakan di beberapa ruas jalan arteri memakai nama Siliwangi (simpang empat Pelemgurih hingga simpang empat Jombor), Padjajaran (simpang empat Jombor sampai simpang tiga Maguwoharjo), Majapahit (simpang tiga Janti-simpang empat Jl Wonosarai), dan Brawijaya (simpang empat Dongkelan-simpang tiga Gamping).

“Sampai saat ini Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Timur dan Walikota Bandung mengatakan akan hadir, tapi kalau ternyata ada perubahan mendadak kami belum tahu,” jelas dia.

Selain nama-nama yang sudah disebutkan diatas, beberapa ruas jalan arteri akan mencantumkan nama tokoh-tokoh nasional.  Tokoh tersebut di antaranya Jenderal TNI Ahmad Yani (simpang empat Jl Wonosari-dimpang empat Jl Imogiri Barat) dan Mantan Ketua Mahkamah Agung, Profesor Wirjono Projodikoro (simpang empat Jl Imogiri Barat-simpang empat Dongkelan).

Sigit menjelaskan, setelah peresmian, plang jalan akan langsung dipasang. Untuk sementara waktu papan nama yang digunakan masih yang standar. Namun, ke depan ada kemungkinan papan jalan di ruas jalan arteri akan dibuat khusus sehingga bisa menjadi sesuatu yang ikonik.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Perhubungan DIY Dewo Isnu Broto Iman Santoso berharap setelah nama jalan secara resmi dipergunakan, masyarakat akan menjadi lebih paham batas-batas jalan yang ada. “Kalau sebelumnya penduduk kan nulis alamatnya Jalan Ring Road aja, setelah diberi nama kan jadi lebih jelas namanya apa dan batasnya di mana,” ucap dia.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….