Malioboro Coffee Night Wakil Walikota Jogja Heroe Purwadi saat berada dalam acara Malioboro Coffe Night, Senin (2/10/2017) malam. (Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
Selasa, 3 Oktober 2017 06:55 WIB Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

HUT JOGJA
Beri Ruang Minum Kopi Masyarakat Umum

Acara ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT Kota Jogja ke-261

Solopos.com, JOGJA-Ribuan orang tumpah ruah memadati ruas Jalan Malioboro, Senin (2/10/2017) malam. Mereka datang ke pusat kota untuk ikut menikmati 10.000 cup kopi gratis yang disediakan dalam acara Malioboro Coffee Night. Acara ini dilaksanakan dalam rangkaian HUT Kota Jogja ke-261.

Pengunjung dapat menikmati kopi dari 40 tenant kopi nusantara yang meramaikan acara. Setiap tenant menyajikan kopi dengan citarasa dan ragam yang berbeda. Acara ini berlangsung sampai Selasa (3/10/2017) pagi yang ditutup dengan sarapan gudeg gratis sebanyak 1.000 bungkus.

Wakil Walikota Jogja Heroe Purwadi sangat mengapresiasi acara ini. “Komentarnya luar biasa. Dari Kridosono sampai Hotel Inna Garuda tidak bergerak [macet]. Hanya Jogja yang bisa begini,” teriaknya di hadapan ribuan pengunjung, Senin malam.

Ia mengaku bangga karena ribuan orang dari berbagai kalangan hadir ke kawasan Malioboro yang disebutnya sebagai kawasan romantis dan membuat kangen untuk datang ke Jogja lagi. Dalam acara itu, Heroe mengajak seluruh pengunjung untuk menciptakan Jogja yang damai, tertib, ngangeni, dan indah.

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…