Kostum Kuda Warisan (Instagram @missgrandmalaysia) Kostum Kuda Warisan (Instagram @missgrandmalaysia)
Selasa, 3 Oktober 2017 21:45 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Heboh, Kuda Lumping Jadi Kostum Nasional Malaysia di Kontes Kecantikan

Malaysia menggunakan kostum Kuda Warisan di Miss Grand International 2017.

Solopos.com, SOLO – Warganet Indonesia dihebohkan dengan beredarnya foto Miss Grand Malaysia 2017 bernama Sanjeda John menggunakan kostum kuda lumping. Kostum tersebut akan digunakan pada saat kontes kecantikan Miss Grand International 2017 di Vietnam.

Busana bernama Kuda Warisan yang digunakan oleh Sanjeda dinilai sebagai budaya milik Indonesia, Kuda Lumping. Tak terima dengan penggunaan kostum Kuda Warisan di ajang Miss Grand International 2017, warganet Indonesia langsung menyuarakan protes mereka di media sosial Miss Grand Malaysia dan Sanjeda John.

Menanggapi banyaknya protes yang dilayangkan, Jude Benjamin Lisa, selaku National Director mengatakan pemilihan busana tersebut berdasarkan kultur dan budaya yang beragam di Malaysia.

“Kami mengambil langkah berani untuk menggambarkan budaya dan warisan unik yang beragam di negara kami karena lanskap historisnya. Ini semua tentang perayaan keragaman dan kemiripan karena sejarah unik terutama di wilayah ini,” kata Jude di situs Malaysia, Malay Mail Online, Selasa (3/10/2017).

Sementara itu, pihak Miss Grand Malaysia mengakui jika kostum Kuda Warisan terinspirasi oleh komunitas Jawa di Johor, Malaysia.

Warganet pun mempertanyakan, kenapa harus budaya Indonesia yang mereka pilih untuk kontes kecantikan ini? “Meskipun orang Indonesia bermigrasi ke Malaysia, itu bukan berarti budaya mereka telah pindah ke negara tersebut. Anda bisa belajar budaya kami, tapi sebaiknya jangan mengklaim sebagai milik Anda,” kata seorang netizen.

Kostum Kuda Warisan yang dirancang oleh Hana Yaakop telah mengalahkan 50 lawannya. Kostum ini akan digunakan oleh Miss Grand Malaysia 2017, Sanjeda John, pada kontes Miss Grand International 2017 yang akan diadakan di Vietnam pada 5-25 Oktober 2017.

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…