Sebastian Vettel (JIBI/REUTERS/Albert Gea)
Selasa, 3 Oktober 2017 08:30 WIB Chrisna Chanis Cara/JIBI/Solopos Balap Share :

FORMULA ONE 2017
Vettel Terancam Dihukum Penalti 5 Posisi

Formula One 2017 diwarnai dengan Sebastian Vettel yang terancam kena hukuman.

Solopos.com, SEPANG — Insiden senggolan Sebastian Vettel dengan Lance Stroll setelah melewati garis finis GP Malaysia Formula One 2017 akhir pekan lalu bisa berbuntut panjang bagi Ferrari.

Vettel berpeluang terkena penalti lima posisi akibat pemasangan girboks baru. Hal itu menyusul kerusakan berat mobilnya setelah disundul mobil Williams milik Stroll.

FIA memang punya aturan ketat tentang pemasangan girboks baru. Di GP Inggris beberapa waktu lalu, sejumlah pembalap seperti Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas harus mundur beberapa grid karena memasang girboks anyar tanpa sepengetahuan pengawas lomba.

Namun untuk kasus Vettel, masih ada pro-kontra apakah Vettel layak dikenai penalti. Penggantian girboks tersebut dianggap mendesak dan merupakan kasus bencana yang tidak diinginkan. “Kami akan memeriksa [girboks] pastinya. Semoga tidak ada kejutan buruk akhir pekan ini,” ujar Vettel seperti dilansir Motorsport, Senin (2/10/2017).

Ferrari telah mengirim girboks Vettel ke Maranello untuk diperiksa. Jika masih bisa dipakai, Ferrari akan berupaya memperbaiki piranti tersebut. Sebelumnya pengawas lomba menyatakan tak ada pembalap yang patut dipersalahkan atas insiden Vettel dan Stroll.

Vettel pun berharap tidak ada penalti karena insidennya dengan Stroll tak bisa dielakkan. “Saya harap tidak [penalti],” tutur pembalap Jerman itu.

Setelah GP Malaysia, balap jet darat akan beralih ke GP Jepang, 8 Oktober. Vettel memiliki misi memangkas ketertinggalan 34 poin dari Hamilton untuk merawat kans juara dunia. Ajang F1 masih menyisakan lima balapan lagi yakni GP Jepang, GP Amerika, GP Meksiko, GP Brazil dan GP Abu Dhabi.

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…