PDDI DIY Ketua PDDI DIY Gusti Yudhaningrat (tiga kiri) ketika berkunjung ke Griya Harian Jogja, Jogja, Selasa (3/10/2017). (Harian Jogja/Desy Suryanto)
Selasa, 3 Oktober 2017 20:20 WIB Beny Prasetya/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

DONOR DARAH DIY
Sungguh Mulia, Gusti Yudha Ajak Masyarakat Menyelamatkan Pasien

Acara ini menargetkan bisa menggaet 3.500 pendonor darah

Solopos.com, JOGJA-Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DIY mengajak masyarakat DIY untuk mendonorkandarahnya dalam acara donor darah massal dalam rangka Hari Bakti TNI. Acara ini akan digelar di Jogja City Mall (JCM), Sleman, Senin
(9/10/2017).

Ketua PDDI DIY GBPH Yudhaningrat mengajak masyarakat ikut menyelamatkan pasien dengan mendonorkan darahnya. “Ini acara mulia, menyelamatkan pasien melalui donor darah,” jelas ia ketika berkunjung ke Griya Harian Jogja, Selasa (3/10/2017).

Gusti Yudha mengungkapkan, masyarakat umum harus turut serta dalam kegiatan ini. Acara ini menargetkan bisa menggaet 3.500 pendonor darah. “Tahun lalu sejumlah 2.500an, besok harus 3.500 lebih,” jelas Gusti Yudha.

Selain membantu pasien, pendonor darah bisa mendapatkan bingkisan berupa susu dan minuman isotonik dari PMI DIY. Tidak lupa peserta juga berkesempatan mendapatkan sepeda motor, sepeda, dan bingkisan lainnya jika memenangkan undian doorprize yang
diberikan dari PDDI DIY.

Gusti Yudha mengungkapkan, acara rutin ini akan melibatkan SAR, PNS, dan TNI dari DIY dan Jawa Tengah. Sebanyak 46 buah tempat tidur akan disediakan di Atrium Jogja City Mall. “TNI Magelang, Wonosobo, Temanggung, dan lainnya [akan ikut],” tutur Gusti Yudho.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua 3 PDDI DIY Lingga, Bendahara PDDI Susetyaningsih, dan Sekretaris PMI DIY Suryanto.

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…