Sejumlah pelancong menikmati hamparan tanaman bunga matahari sambil berfoto saat mengunjungi kebun bunga matahari di kawasan Pantai Samaas, Tegalsari, Srigading, Sanden, Bantul, Senin (02/10/2017). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja) Sejumlah pelancong menikmati hamparan tanaman bunga matahari sambil berfoto saat mengunjungi kebun bunga matahari di kawasan Pantai Samaas, Tegalsari, Srigading, Sanden, Bantul, Senin (02/10/2017). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 3 Oktober 2017 13:20 WIB M100&M102/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Cantiknya Taman Bunga Matahari di Pantai Samas, Warga Berdatangan untuk Foto-Foto

Sebuah lahan tanaman bunga matahari di kawasan Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden Bantul sedang heboh

Solopos.com, BANTUL- Sebuah lahan tanaman bunga matahari di kawasan Pantai Samas, Desa Srigading, Kecamatan Sanden Bantul sedang heboh.

Deretan bunga matahari yang sedang mekar, tampak kuning cerah di sela hijau daun yang lebat. Hal ini mengundang warga berdatangan untuk berfoto-foto. Mereka berfoto di depan lahan bunga dengan latar belakang pemandangan bunga matahari tersebut.

Foto-foto bunga matahari itu pun menjadi viral di media sosial. Pengunjung yang berdatangan semakin banyak. Bahkan, ada yang datang untuk berfoto prewedding.

Etik, pemilik tanaman pun menarik iuran Rp5.000 untuk pengunjung yang ingin mendekati dan berfoto di lahan tersebut. Ia mengaku sengaja menarik iuran, karena untuk biaya mengganti tanaman cabai yang rusak di sebelah lahan bunga matahari.

Tanaman cabainya rusak akibat terinjak-injak warga yang berfoto-foto. “Memang terbilang mahal, tapi ini untuk ganti rugi kami,” katanya, kepada Harianjogja.com, Selasa (2/10/2017).

Ia menuturkan, bunga matahari itu ditanam oleh anaknya. Mereka sengaja menanam karena mengetahui Etik menyukai bunga matahari. Tanaman itu dipersembahkan untuk sang ibu.

Tak disangka, setelah besar dan berbunga, lahan itu menjadi cantik. Tanaman tumbuh subur dengan daun menghijau dan bunga matahari memancar kuning di sela-selanya.

Lokasinya yang dekat dengan jalan raya menuju objek wisata Pantai Samas membuatnya menarik perhatian warga. Lokasinya memang berada di pinggir jalan raya Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) menuju Pantai Samas. Dari TPR Pantai Samas berjarak sekitar 1 km. Banyak warga yang melintas, sengaja berhenti dan mendekati lahan tersebut. Mereka kemudian berfoto-foto.

Karena warga yang datang semakin banyak, Etik kemudian menerapkan sistem jaga 24 jam, bergantian dengan suaminya. Hal ini dilakukan agar pengunjung tidak merusak tanaman, baik bunga matahari maupun cabai dan jagung yang ada di sekitarnya.

Salah satu pengunjung, Okta mengaku tertarik datang ke taman tersebut setelah melihat foto yang beredar di media sosial. “Penasaran ingin lihat, ternyata benar, cantik sekali,” katanya, yang datang bersama temannya, Dani.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Masyarakat Indonesia Belum Suka Berkunjung ke Museum

Tarif tiket murah belum bisa mendorong museum di Indonesia ramai pengunjung. Solopos.com, JAKARTA—Masyarakat belum menyadari pentingnya museum. Kondisi tersebut berbeda dengan museum di luar negeri yang selalu ramai dikunjungi, termasuk wisatawan asing. Kepala Unit Pengelola Museum Seni Esti Utami mengatakan…