Ilustrasi pemadaman listrik. (Ukpreppersguide.co.uk) Ilustrasi pemadaman listrik. (Ukpreppersguide.co.uk)
Selasa, 3 Oktober 2017 12:23 WIB Herlambang Jati Kusumo/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Camat Sedayu Upayakan Bantuan Listrik untuk Pasangan Tuna Netra

Camat Sedayu, Fauzan M. memberikan bantuan berupa aliran listrik pada pasangan suami istri tuna netra

Solopos.com, BANTUL– Camat Sedayu, Fauzan M. memberikan bantuan berupa aliran listrik pada pasangan suami istri tuna netra warga Sungapan, Argodadi, Sedayu, Senin (2/10/2017).

Pasangan tuna netra, Ponijan dan Slamet tersebut dengan satu anaknya hidup dengan hanya mengadalkan listrik dari tetangga atau terkadang hanya menggunakan lilin. Bentuk bantuan ini merupakan program penyelesaian masalah kemiskinan dasar.

Program kemiskinan dasar tersebut ditujukan pada masyarakat yang masih mengalami permasalahan dasar berupa permasalahan sandang, pangan dan papan, juga termasuk penyandang difabel.

“Untuk saat ini capaian bantuan untuk penyandang difabilitas sejumlah tujuh buah kursi roda, satu alat dengar dan bantuan pula berupa sembako,” ungkap Fauzan.

Di Sedayu sendiri masih cukup banyak rumah tidak layak huni, mencapai angka 352 rumah dengan tingkat ketidak layakan yang berbeda-beda.

Menurut Fauzan hal itu dapat dilihat dari bentuk tembok yang masih terbuat dari anyaman bambu, atap masih belum layak, lantai tanah, selain itu pula rumah juga punya listrik atau tidak.

Pihak kecamatan mengupayakan dana bantuan itu, walaupun bukan dari kecamatan namun mengupayakan dengan CSR UPK kecamatan Sedayu yaitu kelompok bimbingan ibadah haji, donatur yang tidak mau disebutkan namanya, PT. KAI, serta para stakeholder lainnya.

Fauzan juga menjelaskan adanya unit pengelolaan kegiatan sejumlah Rp1,5 miliar dengan berbagai rinciannya guna kesejahteraan masyarakat pula, yang sisanya juga digunakan untuk bantuan murni, pemberdayaan, modal usaha, sembako, dan lain sebagainya.

Ponijan yang sehari-hari membuat keset merasa senang dengan bantuan dari pemerintah ini. Terkait masalah kesehatan sendiri Camat Sedayu juga mengupayakan pembuatan BPJS.

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…