Ilustrasi tes urine (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi tes urine (JIBI/Solopos/Antara)
Selasa, 3 Oktober 2017 17:15 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Solo Share :

Begini Cara Panwaslu dan Calon Panwascam Solo Buktikan Integritas

Pengecekan urine dilakukan oleh panwaslu dan calon panwascam di Kota Solo.

Solopos.com, SOLO — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Solo bersama para calon panitia pengawas kecamatan (panwascam) di Kota Solo mengikuti tes pengecekan urine di Klinik Bhayangkara, Jl. Dr. Moewardi No. 33A, Purwosari, Laweyan, Solo, Selasa (3/10/2017).

Mereka mengurus surat keterangan bebas narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (narkoba) sebagai pembuktian integritas.

Ketua Panwaslu Solo, Budi Wahyono, menjelaskan setelah para kandidat panwascam dinyatakan lolos, mereka harus memenuhi persyaratan salah satunya surat bebas narkoba.

“Kemudian kami [tiga Panwaslu Solo] berembuk dan menyimpulkan akan lebih baik jika tes bebas narkoba dilakukan secara kolektif,” ujar dia saat ditemui di Sekretariat Panwaslu Solo di Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, Selasa.

Panwaslu menggandeng Poliklinik Bhayangkara untuk melakukan pemeriksaan hari itu. “Ini Panwaslu Kota ada tiga dan panwascam ada 15 orang sehingga jumlahnya 18 orang,” terangnya.

Pengetesan itu dilakukan untuk menunjukkan integritas dan profesionalitas Panwaslu. Dari aspek integritas, Panwaslu ingin menunjukkan calon-calon panwascam sehat secara psikis dan fisik serta tidak mengonsumsi narkoba. “Sehingga mereka akan bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai regulasi yang ada,” ujar dia.

Salah seorang calon Panwascam Laweyan, Arif Nuryanto, mengaku merasa kurang enak badan sejak Senin (2/10/2017). Tetapi ia menguatkan diri untuk tidak mengonsumsi obat.

“Saya khawatir kalau obat yang saya konsumsi mengandung bahan yang terdeteksi sebagai Narkoba. Jadi saya baru mau minum obat setelah pengecekan urine,” kata dia.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, Fajar Saka, berkunjung ke Sekretariat Panwaslu Kota Solo pada Selasa siang. Ia mengatakan agenda ke Solo adalah mengecek persiapan personel Panwaslu mengawal proses pendaftaran partai politik (parpol). Selain ke Solo, ia juga berkunjung ke Sukoharjo, Klaten dan Boyolali dengan agenda serupa.

“Kami juga mengecek fasilitasi pemerintah daerah terhadap kebutuhan Panwaslu kabupaten dan kota. Intinya itu,” ujarnya.

 

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…