Ilustrasi angin kencang (article.wn.com) Ilustrasi angin kencang (article.wn.com)
Selasa, 3 Oktober 2017 11:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

2 Rumah di Bojonegoro Roboh Diterjang Angin dan Hujan, 3 Orang Terluka

Bencana angin kencang disertai hujan merobohkan rumah di Bojonegoro.

Solopos.com, BOJONEGORO — Agin kencang yang datang bersamaan hujan deras merobohkan dua rumah di Kabupaten Bojonegoro, Senin (2/10/2017) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dua rumah yang roboh dalam waktu berdekatan itu milik Darmuji, 65, di Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, dan Suparman, 57,  di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Anggota SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Sukirno, menjelaskan sejumlah rumah lain di Desa Wadang, Ngasem, juga rusak akibat terjangan angin kencang.

Dia menyebut rumah milik Somo Sarpi, 70; Jaelani, 70; Hima, 26; Suryanto, 36; dan Tabiin, di Wadang gentengnya berhamburan juga ada yang tertimpa pohon yang tumbang.

“Sejumlah petugas SAR BPBD langsung ke lokasi untuk membantu warga juga menyingkirkan pohon tumbang yang melintang di jalan, juga menimpa rumah warga,” ucap dia.

Sukirno menambahkan warga yang rumahnya roboh juga rusak tidak mengungsi karena masih bisa memanfaatkan bagian rumah lainnya yang masih berfungsi.

Pada bagian lain, Camat Kalitidu, Muklisin Andi Wirawan, menjelaskan rumah milik Suparman yang roboh adalah rumah kayu berukuran 5X10 meter. Dalam kejadian itu, kata dia, tiga penghuni rumah yaitu Sidah, 40, istri Suparman; Waisih, 60; dan Mirna, 6, menderita luka-luka akibat tertimpa kayu rumahnya yang roboh.

“Tiga warga yang menderita luka-luka langsung memperoleh perawatan petugas kesehatan yang bertempat tinggal di desa setempat dan diungsikan di rumah tetangganya,” kata dia.

Muklisin menambahkan di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, angin kencang juga mengakibatkan 12 rumah rusak berat, dan seratusan rumah ringan ringan, seperti gentengnya diterbangkan angin. “Perkiraan sementara kerugian mencapai Rp25 juta,” ucapnya.

 

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…