Kaka Slank dan Bimbim Slank mendampingi Managing Director PT Niko Elektronik Indonesia Siswo Handoyo saat peluncuran tiga active speaker terbaru Niko di Kota Semarang, Jateng, Minggu (1/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Kaka Slank dan Bimbim Slank mendampingi Managing Director PT Niko Elektronik Indonesia Siswo Handoyo saat peluncuran tiga active speaker terbaru Niko di Kota Semarang, Jateng, Minggu (1/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Senin, 2 Oktober 2017 02:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Slank Kini Duta Active Speaker Niko Elektronik

Slank dilibatkan Niko Elektronik dalam melakukan ekspansi pasar active speaker seri terbaru.

Solopos.com, SEMARANG – PT Niko Elektronik Indonesia menggandeng group band papan atas Indonesia, Slank, sebagai duta merek perusahaan tersebut. Slank digandeng produsen peralatan rumah tangga dan elektronik asli Demak, Jawa Tengah itu terutama untuk melakukan ekspansi pasar produk active speaker-nya di Indonesia.

“Kami sudah 15 tahun ini menghadirkan beragam produk elektronik dan alat rumah tangga untuk masyarakat,” ungkap Managing Director PT Niko Elektronik Indonesia Siswo Handoyo saat peluncuran tiga active speaker produk terbarunya di Kota Semarang, Minggu (1/10/2017).

Ketiga produk active speaker itu, terdiri atas pengeras suara tipe Atomic 35 Watt, Dynamite 55 Watt, dan yang terbesar Cannon 105 Watt. Pengeras suara karya Niko Elektronik itu dilengkapi beragam fitur yang mengusung teknologi baru sehingga mampu menyajikan dentuman suara bass yang menendang dan bergoyang.

Tiga produk active speaker Niko itu dipasarkan dengan menggandeng Slank sebagai duta merek untuk memastikan produk yang diklaim telah teruji kualitasnya namun dengan harga yang terjangkau bagi warga kebanyakan. “Harganya ramah di dompet, mulai Rp300.000-an hingga Rp600.000an untuk ketiga tipe speaker aktif itu. Produk boleh murah, tetapi kami pastikan tidak murahan. Buktinya, kami berani menggandeng Slank. Kualitas dulu, baru berbicara harga,” promosinya.

Siswo optimistis pangsa pasar produk active speaker di Indonesia masih terbuka lebar, khususnya untuk anak-anak muda seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, seperti kian banyaknya fitur gratis di dunia maya yang bisa dimanfaatkan anak muda menunjukkan bakat mereka. “Sekarang ini, banyak bermunculan youtuber, dan sebagainya. Ajang-ajang pencarian bakat juga terus bermunculan. Ini kaitannya dengan consumer behaviour [perilaku konsumen]. Anak-anak muda menjadi pioner utamanya,” katanya.

Meski demikian, Siswo mengatakan pasar tradisional Niko berupa produk elektronik rumah tangga, seperti kipas angin, kompor tetap dijaga karena menjadi “jantung” pabrikan itu dan sudah mendapatkan kepercayaan masyarakat. Apalagi, kata dia, kepercayaan masyarakat terhadap produk elektronik Niko selama 15 tahun membuat pabrikan yang berpusat di Semarang itu tak mungkin main-main soal kualitas, termasuk pertimbangannya menggandeng band sekelas Slank.

Dipaparkannya pula, saat ini, Niko Elektronik telah memiliki kantor layanan penjualan di 24 kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Jogja, dan Surabaya. Bahkan, Niko Elektronik disebutnya telah pula melakukan ekspor produk elektroniknya ke negara ASEAN dan Timur Tengah.

Kaka Slank pada kesempatan itu mengakui selama ini Slank menginginkan adanya suatu pegangan yang menjadi instrumen untuk mengangkat produk Indonesia yang membuatnya bertemu Niko Elektronik dengan produk-produk Indonesia yang menjadi andalannya. “Ketemu dengan speaker aktif ini yang kebetulan dekat kehidupan Slank, yakni sound, musik. Kenapa kami mau jadi brand ambassador? Ya, pertama buatan Indonesia. Kemudian, di rumah juga udah nyobain. Kenceng, men!” katanya.

Dengan kualitas dan spesifikasi yang sudah disesuaikan dengan musik Slank, yakni rok, pemilik nama lengkap Akhadi Wira Satriaji itu mengungkapkan Slank pede menjadi duta merek tiga produk active speaker terbaru Niko Elektronik.

Bimbim Slank menambahkan, active speaker yang menjagokan bass sangat dibutuhkan anak-anak muda di era sekarang ini untuk semakin eksis berkreasi, sama halnya dengan zaman dulu ketika eranya masih tape dengan dominasi treable. “Kebetulan, gue emang enggak suka dengerin musik pakai earphone apa headset. Dengerin musik, ya, sharing rame-rame. Di warung tuh ditaruh speaker aktif yang bisa didengerin, dinikmati bareng,” kata pemilik nama lengkap Bimo Setiawan Almachzumi itu.

Turut hadir dalam peluncuran produk terbaru Niko itu, President Director PT Niko Elektronik Indonesia Sri Suryati Joso dan President Commissioner PT Niko Siek Siang Yong, serta jajaran distributor yang sekaligus bakal menyaksikan penampilan Slank.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

PENGHUJAN 2017
BPBD Jateng: Jangan Main Ponsel saat Hujan!

Penghujan 2017 disongsong BPBD Jateng dengan mengingatkan masyarakat agar tak menggunakan telepon seluler saat hujan. Solopos.com, SEMARANG — Menjelang puncak musim penghujan 2017, masyarakat Jawa Tengah diingatkan agar tidak menggunakan pesawat telepon seluler (ponsel) saat hujan. Bermain ponsel saat hujan…