Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo (kanan) memeriksa truk berisi gula pasir 45 ton di rest area SPBU Jatisumo, Sambungmacan, Sragen, Minggu (1/10/2017). (Istimewa/Polsek Sambungmacan) Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo (kanan) memeriksa truk berisi gula pasir 45 ton di rest area SPBU Jatisumo, Sambungmacan, Sragen, Minggu (1/10/2017). (Istimewa/Joko Widodo/Polsek Sambungmacan)
Senin, 2 Oktober 2017 11:15 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

PENCURIAN SRAGEN
Polisi Bekuk Kawanan Maling Saat Mendodos Karung Gula Pasir di Truk

Polisi menangkap komplotan pencuri gula pasir.

Solopos.com, SRAGEN — Tim Polsek Sambungmacan yang dipimpin Kapolsek AKP Joko Widodo menangkap tangan praktik penggelapan gula pasir pada ekspedisi gula milik PT DUS Cilacap di rest area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jatisumo, Sambungmacan, Sragen, Minggu (1/10/2017).

Polisi menangkap empat pelaku dan menyita barang bukti berupa truk tronton gandeng berisi gula pasir 45 ton.

Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo menyampaikan keempat tersangka terdiri atas Sy, 46, warga Kedunggalar, Ngawi; Pry, 28, warga Kedunggalar, Ngawi; ALA, 27, warga Kandat, Kediri; dan Mry, 43, warga Mojokerto.

Joko mengatakan satu tersangka penadah gula pasir curian, yakni Lm, 45, warga Widodaren, Ngawi, melarikan diri.

“Modusnya pada waktu perjalanan ekspedisi pengiriman gula, pelaku sudah berkomunikasi atau transaksi dengan penadah untuk mengambil gula sedikit demi sedikit dari 45 ton gula pasir milik PT DUS itu dengan menggunakan pipa stainless,” ujar Kapolsek mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi, Senin (2/10/2017) pagi.

Joko menjelaskan pengungkapkan kasus tersebut bermula saat sopir truk berpelat nomor W 9695 UR, ALA, mengantar gula pasir 45 ton milik PT DUS Cilacap untuk disetor kepada PT TFJ Pasuruan dan PT HAS Gresik.

Dalam perjalanan sopir itu menghubungi penadah Lm untuk mengambil gula dalam truk yang diparkir di rest area SPBU Jatisumo.

“Lm datang bersama dua orang tersangka, yakni Sy dan Pry dengan menaiki mobil Toyota Avanza warna silver. Kedua tersangka itu mengambil gula dengan cara menusukkan pipa stainless pada karung gula itu,” ujarnya.

Joko menyampaikan keempat tersangka digelandang ke Mapolsek Sambungmacan. Sementara truk berisi gula pasir 45 ton, tujuh sak karung, sebuah senter, dan dua pipa stainless diamankan dan dititipkan di Mapolres Sragen.

“Keempat pelaku ini bekerja sama. Mereka berhasil mendodos sak gula itu dan sudah mendapatkan hasil 20 kg. Untuk sementara kami menjerat keempat pelaku dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman sampai lima tahun,” tambahnya.

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

KECELAKAAN BOYOLALI
Bus Safari Tergelincir Lalu Masuk Parit di Jalan Solo-Semarang

Kecelakaan Boyolali, bus Safari nyelonong ke parit. Solopos.com, BOYOLALI — Bus Safari tergelincir dan masuk ke parit sedalam sekitar 2 meter di Jalan Solo-Semarang di Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Sabtu (14/10/2017) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun…