Pembangunan fisik yang dilakukan di lokasi Bandara Kulonprogo baru sebatas pemagaran yang telah dilakukan sejak 2 pekan lalu, Jangkaran, Temon pada Senin (30/1/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja) Pembangunan fisik yang dilakukan di lokasi Bandara Kulonprogo baru sebatas pemagaran yang telah dilakukan sejak 2 pekan lalu, Jangkaran, Temon pada Senin (30/1/2017). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 2 Oktober 2017 17:55 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

Masterplan Bandara Kulonprogo Dinamis, Penyusunan Raperda RTRW Jadi Molor

Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Raperda RTRW) menjadi Perda RTRW, diperkirakan tidak sesuai target

Solopos.com, KULONPROGO- Penetapan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (Raperda RTRW) menjadi Perda RTRW, diperkirakan tidak sesuai target.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo, Akhid Nuryati mengatakan, Raperda RTRW merupakan Raperda yang memiliki bobot lebih berat, dibanding dengan Raperda lainnya.

Adanya kemungkinan keterlambatan pengesahan Perda tersebut, dikarenakan adanya banyak kebutuhan yang harus dilakukan. Misalnya saja pertimbangan, pencermatan dan studi yang lebih mendalam.

“Penetapan agak mundur, karena revisi RTRW Kulonprogo itu mendahului pemerintah propinsi. Saat ini kami masih menanti Rencana Detail Tata Ruang Kabupaten New Yogyakarta International Airport (NYIA), seperti apa kesiapan masterplan NYIA, itu menjadi dasar kami menetapkan RTRW,” ujarnya, Senin (2/10/2017).

Ia menambahkan, masterplan NYIA termasuk pendukungnya begitu dinamis, mengingat proses perencanaan kawasan masih dalam pembahasan. Misalnya, keberadaan rel kereta yang awalnya berjarak 300 meter dari aerotropolis, namun hingga kini kejelasan kereta api bandara ini masih tarik ulur.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….