Pengunjuk rasa dari sejumlah ormas Islam Jawa Tengah menggelar aksi Bela Islam dan NKRI Anti Syiah di Jl. Kelud Raya, Kota Semarang, Jateng, Minggu (1/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Pengunjuk rasa dari sejumlah ormas Islam Jawa Tengah menggelar aksi Bela Islam dan NKRI Anti Syiah di Jl. Kelud Raya, Kota Semarang, Jateng, Minggu (1/10/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Senin, 2 Oktober 2017 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/ Aji Styawan Feature Share :

FOTO KERUKUNAN UMAT BERAGAMA
Perayaan Hari Asyura Muslim Syiah Didemo

Kerukunan umat beragama diwarnai demo Hari Asyura.

Perayaan Hari Asyura yang jatuh setiap 10 Muharam oleh umat muslim Syiah se-Jawa Tengah yang dipusatkan di Hotel UTC, Jl. Kelud Raya, Kota Semarang, Minggu (1/10/2017), ditentang warga muslim lainnya. Aktivis sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam yang menyebut diri sebagai Forum Pecinta Rasulullah Muhammad Shalallahu Allaihi Wasallam itu mengangap ajaran Syiah sesat dan menyesatkan. Karena itulah mereka menggelar aksi Bela Islam dan NKRI Anti Syiah di sekitar lokasi kegiatan Hari Asyura yang difokuskan untuk peringatan haul Sayyidina Husain tersebut. Karena dikhawatirkan mengoyak kerukunan umat beragama Kota Semarang, Jateng, maka polisi pun mengerahkan pasukan untuk mencegah pergesekan massa. (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)

KILK DI SINI untuk Berita Lengkapnya
KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…