Unggahan video bus Mira dilempari batu oleh warga di Klaten. (Instagram) Unggahan video bus Mira dilempari batu oleh warga di Klaten. (Instagram)
Senin, 2 Oktober 2017 23:15 WIB JIBI/Solopos Klaten Share :

KECELAKAAN KLATEN
Beredar Video Bus Mira Penabrak Warga Dilempari Batu di Bendogantungan

Kecelakaan Klaten, sebuah video bus Mira dilempari batu beredar di Instagram.

Solopos.com, KLATEN — Video berisi adegan bus Mira jurusan Jogja-Surabaya dilempari batu oleh warga beredar di Instagram, Senin (2/10/2017) malam. Berdasar keterangan video yang diunggah akun jogja-ig tersebut, peristiwa itu terjadi di Bendogantungan, Klaten, Jateng, Minggu (1/10/2017) malam.

“Sebuah bus menjadi sasaran amukan massa setelah menabrak warga hingga meninggal dunia di Bendogantungan, Klaten, Jawa Tengah pada Minggu (1/10/2017) malam. Warga kesal lantasan sering terjadi kecelakaan bus yang melaju dengan ugal-ugalan,” tulis akun pengunggah video tersebut.

Dari tayangan video itu terlihat beberapa warga melempar batu yang cukup besar ke kaca depan bus yang saat itu dalam posisi berhenti di tengah jalan. Kaca depan bus bagian pengemudi retak-retak. Hingga berita ini diunggah video itu sudah ditonton lebih dari 3.900 kali dan mendapat puluhan komentar dari netizen.

Sebelumnya diberitakan, dua kakak beradik laki-laki dan perempuan tewas akibat tertabrak bus Mira di jalan Jogja-Solo, Dukuh Bendogantungan, Klaten Selatan, Minggu (1/10/2017) sekitar pukul 23.00 WIB. Kejadian itu bermula saat Faqqih Sabila Rosyad, 18, mengendarai sepeda motor Honda Revo berpelat nomor B 6828 GAD berboncengan dengan kakaknya, Aisyah Rokhainilah, 21, dari arah Klaten menuju Jogja.

Kemudian, dari arah yang sama melaju Bus Mira berpelat nomor S 7263 US yang dikemudikan Sholikin, 42, warga Dukuh Borolor, RT 023/RW 024, Kelurahan Kedungringin, Suruh, Kabupaten Semarang. Kedua kakak beradik warga Dukuh Bendan RT 004/RW 001, Desa Trunuh, Klaten Selatan, itu semula melaju di lajur kiri.

Mereka kemudian berpindah lajur menuju celah median jalan. Tiba-tiba dari arah belakang Bus Mira melaju kencang dan berusaha mengerem. Namun, benturan tak bisa dihindarkan. Akibatnya, kedua kakak beradik itu meninggal dunia.

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….