Keluhan Wali Kota Semarang mengenai sampah yang menumpuk di drainase Kota Semarang, Jateng, Sabtu (30/9/2017). (Instagram-@hendrarprihadi) Keluhan Wali Kota Semarang mengenai sampah yang menumpuk di drainase Kota Semarang, Jateng, Sabtu (30/9/2017). (Instagram-@hendrarprihadi)
Senin, 2 Oktober 2017 15:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KEBERSIHAN SEMARANG
Drainase Mampet Gara-Gara Sampah, Wali Kota Berkeluh Kesah

Kebersihan yang buruk dan menyebabkan drainase di Kota Semarang mampet dikeluhkan Wali Kota Hendrar Prihadi.

Solopos.com, SEMARANG – Sampah yang menumpuk di salah satu sudut Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) menyebabkan drainase mampet. Hal itu pun dikeluhkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melalui media sosial Instagram, Sabtu (30/9/2017).

Hendi menduga ada sejumlah orang yang membuang sampah sembarangan sehingga menyebabkan drainase mampet. “Ketika airnya enggak jalan, karena buang sampahnya di jalan – Meh sambat karo sinten yen sampun mekaten? [Mengeluh dengan siapa jika sudah begini?],” tulis Hendi di akun Instagramnya, @hendrarprihadi, dengan menyertakan foto.

Dari foto yang diunggah Hendi, terlihat petugas kebersihan membersihkan sampah dari drainase tersebut pada malam hari. Sayangnya, Hendi tak memaparkan lokasi menumpuknya sampah itu secara terperinci.

Namun, keluhan Hendi itu justru lantas mengundang komentar warganet yang ramai memuji petugas kebersihan kebersihan. Terlepas dari sebuah kewajiban, para petugas itu dianggap telah rela berjuang demi menjaga kebersihan Kota Semarang.

“Hebat pegawainya hujaan-hujan tetap semangat. Semoga diseertai juga peran masyarakat gak buang sampah sembarangan,” tulis pengguna akun Instagram @aria_adam12.

“Semoga pegawai bersih-bersih ini selalu dalam lindungan Allah,” ungkap pengguna akun Instagram @fahrunnisalaila.

Sementara itu, sebagian warganet lainnya ramai mencibir para pembuang sampah sembarangan yang menyebabkan drainase mampet. Mereka menilai para pembuang sampah sembarangan itu sudah keterlaluan lantaran tindakan tersebut dapat menyebabkan banjir di Kota Semarang.

Udah 2017 buang sampah sembarangan? Kampungan! Ndeso!” tulis pengguna akun Instagram @bisaraffn.

“Kesadarannya belum ada kalau buang sampah sembarangan kalau sudah sampahnya menumpuk dan bumpeti saluran jadi banjir,” ungkap pengguna akun Instagram @widjieko.

Warganet meminta Hendi mencanangkan program-program untuk meningkatkan kesadaran masarakat mengenai kebersihan. Menurut mereka, kesadaran masyarakat Kota Semarang dalam menjaga kebersihan masih rendah sehingga kerap terjadi penumpukan sampah di tempat yang bukan semestinya seperti yang dikeluhkan Hendi. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

PENGHUJAN 2017
BPBD Jateng: Jangan Main Ponsel saat Hujan!

Penghujan 2017 disongsong BPBD Jateng dengan mengingatkan masyarakat agar tak menggunakan telepon seluler saat hujan. Solopos.com, SEMARANG — Menjelang puncak musim penghujan 2017, masyarakat Jawa Tengah diingatkan agar tidak menggunakan pesawat telepon seluler (ponsel) saat hujan. Bermain ponsel saat hujan…