Pemadam kebakaran menjinakkan sisa bara api pada puing-puing bangunan gudang jerami terbakar milik Gunarto, 65, di Dukuh Kenatan RT 012, Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, Selasa (2/10/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Pemadam kebakaran menjinakkan sisa bara api pada puing-puing bangunan gudang jerami terbakar milik Gunarto, 65, di Dukuh Kenatan RT 012, Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, Selasa (2/10/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Senin, 2 Oktober 2017 16:40 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

KEBAKARAN SRAGEN
Gudang Jerami di Gondang Ludes Terbakar

Kebakaran Sragen melanda sebuah gudang jerami di Gondang.

Solopos.com, SRAGEN — Gudang jerami milik Gunarto, 65, di Dukuh Kenatan RT 012, Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen, ludes terbakar, Selasa (2/10/2017), sekitar pukul 10.30 WIB. Api diduga berasal dari rembetan bara api pembakaran sampah di sebelah timur gudang.

Peristiwa itu terjadi saat kondisi rumah Gunarto kosong. Gunarto menjemur gabah di rumah orang tuanya sementara istrinya Warsi, 60, bekerja sebagai buruh bangunan di industri tekstil tak jauh dari rumahnya.

“Saya dihubungi tetangga itu pada pukul 11.00 WIB. Saya pulang itu apinya sudah membesar dan warga berusaha untuk memadamkan api dengan air seadanya,” ujar Warsi saat ditemui, Selasa siang.

Warsi dan Gunarto mengaku tidak membakar sampah. Seorang warga Kenatan RT 014, Desa Bumiaji, Gondang, Mulyono, 45, menduga titik api awal berasal dari bakaran sampah yang berjarak dua meter dari gudang jerami itu.

“Tadi apinya besar. Saya langsung menghubungi Unit Pemadam Kebakaran meminta bantuan. Dua unit mobil pemadam datang dan langsung memadamkan api,” ujarnya.

Gudang jerami itu berukuran 5 meter x 3 meter dengan tinggi bangunan sekitar 2,5 meter. Struktur atap menggunakan bambu dan kayu serta atap genting tanah.

Kapolsek Gondang AKP Suhardi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman memprediksi kerugian akibat kebakaran itu hanya Rp300.000. Dia menyampaikan pembakaran sampah diduga dilakukan anak-anak dan saat belum padam betul sudah ditinggalkan.

“Jadi tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Kami mengimbau kepada warga agar berhati-hati bermain api saat musim kemarau. Hal itu untuk menghindari supaya tidak terjadi kejadian serupa,” tuturnya saat berbincang dengan wartawan di lokasi kejadian.

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…