Warga Perumahan Manisrejo I, Kecamatan Taman, Kota Madiun, geger lantaran ada kompor gas terbakar, Senin (2/10/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Warga Perumahan Manisrejo I, Kecamatan Taman, Kota Madiun, geger lantaran ada kompor gas terbakar, Senin (2/10/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Senin, 2 Oktober 2017 15:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

KEBAKARAN MADIUN
Kompor Gas Terbakar, Warga Perumahan Manisrejo Geger

Kebakaran Madiun, warga Manisrejo geger gara-gara kompor gas terbakar.

Solopos.com, MADIUN — Warga Perumahan Manisrejo I, Kecamatan Taman, Kota Madiun, mendadak geger lantaran ada kompor gas terbakar, Senin (2/10/2017), sekitar pukul 10.30 WIB.

Pemilik rumah di Jl. Bawono Manis gang VIII dan warga setempat bergotong royong memadamkan api yang membakar kompor dan sejumlah perabotan rumah tangga.

Septiantri Nugroho, 29, anak pemilik rumah yang kompornya terbakar, mengatakan kebakaran kompor gas itu terjadi secara tiba-tiba. Saat itu, dirinya sedang berada di dalam kamar.

Septiantri menyampaikan saat itu mencium bau asap dan kemudian mencari sumber api ternyata berasal dari kompor gas di dapur rumahnya. “Sepertinya dari kompor. Mungkin dari selang kompornya,” jelas dia.

Dia manyampaikan kompor tersebut sedang tidak menyala karena ibunya memasak pada waktu pagi. Setelah memasak, ungkap dia, kompor tersebut juga telah dipadamkan.

Setelah tahu ada kobaran api, Septiantri kemudian berusaha memadamkan api dengan cara mengambil air dari kamar mandi yang tidak jauh dari ruangan dapur. Tetangganya juga ikut memadamkan api dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB.

Kabid Pemadam Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP Kota Madiun, Bambang Sediono, mengatakan kebakaran di Perumahan Manisrejo diduga berasal dari kompor gas. “Yang jelas dari kompor. Kompornya sebenarnya sedang tidak dalam kondisi dinyalakan. Kemungkinan ada kebocoron,” kata dia.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun sejumlah perabotan rumah tangga terbakar. Tiga unit mobil damkar berada di lokasi, tetapi api sudah berhasil dipadamkan. Untuk memastikan api sudah mati, petugas damkar melakukan pembasahan di dapur.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…