Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo memerhatikan seorang anak, sedang mencoba membatik, di salah satu stan Manunggal Fair 2017, Pengasih, Sabtu (30/9/2017). (Uli Febriani/JIBI/Harian Jogja) Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo memerhatikan seorang anak, sedang mencoba membatik, di salah satu stan Manunggal Fair 2017, Pengasih, Sabtu (30/9/2017). (Uli Febriani/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 2 Oktober 2017 05:55 WIB Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

EKONOMI KREATIF
Angkat Seni Kerajinan Kulonprogo

Dekranasda Kulonprogo terus berusaha agar para perajin dapat menyesuaikan diri

Solopos.com, KULONPROGO- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kulonprogo memiliki komitmen yang tinggi dalam mengangkat seni kerajinan.

Wakil Ketua Dekranasda Kulonprogo Sri Wahyu Widhati menyatakan, setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan organisasinya selalu bertujuan mengangkat seni kerajinan di Kulonprogo. Program itu pun diperbarui setiap lima tahun sekali karena ia menyadari dinamisnya perkembangan di lapangan.

Dekranasda Kulonprogo terus berusaha agar para perajin dapat menyesuaikan diri sehingga mampu memenuhi permintaan pasar. Ia mengatakan, Dekranasda Kulonprogo telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) pada September lalu. Para pengurus telah menyusun program kerja untuk periode 2012-2017.

Ia berharap Dekranasda Kulonprogo dapat lebih berperan dalam pengembangan industri kreatif di Kulonprogo. “Kami akan selalu menjaga kekompakan, berkomitmen, dan konsisten dalam menjalankan amanah melalui program kerja yang sudah ditetapkan,” ucap dia.

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…