Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, sedang mendampingi perwakilan pemerintah desa, penerima bantuan ambulans, Sabtu (30/9/2017). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja) Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, sedang mendampingi perwakilan pemerintah desa, penerima bantuan ambulans, Sabtu (30/9/2017). (Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 2 Oktober 2017 08:20 WIB Uli Febriarni/JIBI/Harian Jogja Kulon Progo Share :

3 Desa di Pegunungan Menoreh Kini Punya Ambulans

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, memberikan bantuan mobil ambulans

Solopos.com, KULONPROGO-Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, memberikan bantuan mobil ambulans kepada sejumlah pemerintah desa di Kecamatan Samigaluh, Sabtu (30/9/2017).

Bantuan ambulans ini, termasuk upaya mendorong program Bupati-Wakil Bupati Kulonprogo, agar seluruh desa di Kulonprogo memiliki ambulans.

Total ada tiga unit ambulans yang diserahkan kepada pemerintah desa Kebonharjo, Banjarsari dan Sidoharjo. Bantuan ambulans itu diberikan, melihat kondisi Unit Pelayanan Terpadu Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat yang masih kesulitan transportasi.

Kepala Puskesmas Samigaluh II, Salimah Sri mengungkapkan, pengadaan ambulans desa ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang sakit, dan membutuhkan transportasi menuju Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau Rumah Sakit.

“Selama ini bila ada warga sakit dan perlu dirujuk, akan diantar menggunakan kendaraan sukarela dari warga setempat. Sehingga menyulitkan tim medis untuk menjemput warga yang sedang sakit tersebut,” kata dia, Sabtu.

Salimah menambahkan, kebutuhan ambulans ini dinilai cukup mendesak, mengingat para tenaga medis yang akan membawa pasien dari Samigaluh, berhadapan dengan lokasi geografis dan topografi berupa perbukitan dan tebing.

Ditambah lagi, 40% pasien yang membutuhkan pertolongan adalah lanjut usia, dan untuk membawa mereka menuju jalan yang terakses ambulans, dibutuhkan peralatan kedaruratan.

Ambulans yang diterima Desa Kebonharjo, Banjarsari dan Sidoharjo tersebut senilai Rp195 juta. Telah dilengkapi dengan fasilitas tandu, tabung pemadam kebakaran, tabung oksigen.

Ambulans akan dikelola di Poskesdes di tiga desa tadi, biaya perawatan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. Sementara itu, untuk biaya penggunaan ambulans, diatur melalui musyawarah bersama warga masing-masing desa.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo menyatakan, bantuan mobil ambulans ini, diharapkan bisa membantu warga yang sakit bisa lebih cepat tertolong dan mendapatkan penanganan medis. Warga yang membutuhkan, bisa segera menghubungi nomor telepon yang telah ditetapkan dan disosialisasikan oleh Kepala Desa.

Ia juga menginginkan adanya rasa memiliki dalam diri warga desa, untuk ikut serta merawat ambulans sebagai aset desa.

“Sehingga, mobil ambulans ini dapat terus digunakan, dalam keadaan siap siaga, kapanpun dibutuhkan,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

BERITA TERPOPULER
Crane Ambruk Hingga Cerita Foto Jokowi Lap Sepatu Pakai Tisu

Berita terpopuler Solopos.com hari ini adalah berita tentang Crane pembangunan hotel roboh menimpa rumah Ketua RT. Solopos.com, SOLO – Kecelakaan kerja terjadi dalam proses pembangunan Hotel Swiss Bell di Kampung Cinderejo Lor, RT002/RW006, Gilingan, Banjarsari, Solo. Crane milik PT Surya…