Menko Polhukam Wiranto (kiri) bersama Menkominfo Rudiantara (kedua kiri) memberi keterangan pers di Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (12/7/2017, terkait Perppu Ormas.(JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean) Menko Polhukam Wiranto (kiri) bersama Menkominfo Rudiantara (kedua kiri) memberi keterangan pers di Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (12/7/2017, terkait Perppu Ormas.(JIBI/Solopos/Antara/Rosa Panggabean)
Minggu, 1 Oktober 2017 18:30 WIB JIBI/Solopos/Newswire Politik Share :

Wiranto Jamin Pembelian Senjata Brimob Tak Ganggu Keamanan

Wiranto menjamin pembelian senjata untuk Brimob tidak akan menggangu keamanan nasional.

Solopos.com, JAKARTA — Menko Polhukam Wiranto mengimbau semua pihak untuk berhenti membuat polemik soal pembelian senjata yang sempat mencuat belum lama ini. Ia mengatakan, hal tersebut merupakan masalah internal pemerintah dan aparat keamanan di bawah koordinasinya.

“Stop dulu itu [berpolemik], kami akan koordinasi internal. Nanti akan saya sampaikan kepada publik, saya akan sampaikan pasti,” kata Wiranto di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Minggu (1/10/2017), dikutip Solopos.com dari Okezone.

Satu hal yang pasti, lanjut Wiranto, pihaknya akan mengupayakan agar polemik ini tidak sampai mengganggu stabilitas dan keamanan nasional. “Satu hal, bahwa tidak ada satu hal yang menyebabkan gangguan keamanan nasional, itu dulu saya jamin. Jadi yang saya jamin adalah bahwa masalah internal ini kita selesaikan dan tidak mengganggu keamanan nasional,” ujar dia.

Wiranto melanjutkan, kekhawatiran akan membesarnya polemik menyebabkan banyak pernyataan muncul, baik dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo maupun Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Masalah ini diketahui juga dikhawatirkan akan memicu ketegangan antara TNI dan Polri. Namun, Wiranto menepis hal tersebut. Ia menjelaskan, militer dan polisi dulunya satu lembaga di bawah ABRI, namun kemudian dipisahkan agar lebih profesional. Baca juga: Ribuan Senjata Impor Brimob Tertahan, Wiranto Minta Jangan Ribut.

“Di masa-masa lalu memang polisi masih punya Brimob yang dilibatkan operasi tempur, sekarang tidak lagi. Jadi ini enggak sederhana tapi kita selesaikan, tapi enggak ganggu keamanan nasional. Kita jamin,” pungkas Wiranto.

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…