Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman. (JIBI/Solopos/Antara-Widodo S. Jusuf) Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman. (JIBI/Solopos/Antara-Widodo S. Jusuf)
Minggu, 1 Oktober 2017 23:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILKADA 2018
PKS Belum Pastikan Peserta Pilgub Jateng

Pilkada 2018 disongsong Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan langkah-langkah strategis, termasuk Pilgub Jateng.

Solopos.com, JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan kesiapan menghadapi perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang. Namun DPP PKS mengaku belum memastikan calon gubernur ataupun calon wakil gubernur peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng).

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dalam keterangan tertulis, Minggu (1/10/2017), menegaskan partainya telah mengambil langkah-langkah strategis menjelang Pilkada 2018, termasuk dalam menghadapi pilgub di provinsi Jawa Barat, Jateng, dan Jawa Timur.

Untuk Pilgub Jabar, pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu diakui sudah final untuk cagub dan cawagub Jabar 2018-2023. Namun, untuk Pilgub Jateng, Sohibul mengakui beberapa bakal calon gubernur sudah menjalin komunikasi dengan PKS. Dia juga menyatakan sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak luar seperti dengan Gerindra tetapi untuk keputusan final Pilgub Jateng masih dievaluasi di DPW provinsi tersebut.

Sementara pada Pilgub Jatim, Presiden PKS mengakui ada komunikasi intens dengan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Namun, kembali Mohamad Sohibul Iman menegaskan belum ada keputusan final soal dukungan PKS.

Ia menilai konstelasi Pilgub Jatim masih cukup cair, termasuk isu majunya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa pada Pilgub Jatim. Dukungan PKS, lanjutnya, bisa diarahkan kepada siapa saja calon yang dinilai memiliki kesamaan visi dan misi dengan PKS.

“Jatim masih sangat cair, bisa saja nanti akan muncul calon baru. Kita yakin untuk daerah sebesar Jatim tidak hanya akan memunculkan nama-nama tertentu saja,” ujar dia.

Sebelumnya, PKS menargetkan 60% kemenangan di pilkada serentak 2018, yang dicanangkan berdasarkan hasil perolehan pilkada serentak yang telah berjalan pada tahun 2015 dan 2017 lalu. “Pilgub, Pilwako dan Pilbup serentak 2018 ini kita target menang 60 persen dari yang didukung dan diusung,” kata Mohamad Sohibul Iman.

Sohibul menegaskan, pada Pilkada serentak 2015 PKS berhasil meraih kemenangan 52% dari calon yang didukung dan diusung. Persentase kemanangan tersebut bertambah menjadi 56% pada Pilkada serentak 2017, termasuk kemenangan di Jakarta. Pilkada 2018 akan diselenggarakan serentak di 171 daerah, yang meliputi 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Sebelumnya, pilkada serentak 2017 dilakukan di 101 daerah pada 15 Februari 2017.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…