Pemain Persis Solo Junior (Jr) merayakan gol yang dicetak Adha Nurrokhim ke gawang Persipur Junior (Jr) pada pertandingan Piala Soeratin 2016 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (28/8/2016). (JIBI/Solopos/Nicolous Irawan)
Minggu, 1 Oktober 2017 13:43 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

Persis Solo Lepas Adha Nur ke Persela Lamongan U-21

Adha Nur tak lagi membela Persis Solo.

Solopos.com, SOLO — Sejak dipulangkan dari skuat Timnas U-19 binaan Idra Sjafri, Adha Nurrrokhim, 18, digadang-gadang bakal membuat lini serang Laskar Sambernyawa semakin tajam. Namun, pemain jebolan Persis Junior itu tidak mendapatkan tempat di skuat utama sehingga manajemen melepasnya ke Persela Lamongan U-21.

Adha Nur dipulangkan dari skuat Timnas U-19 dalam kondisi cedera angkel pada akhir Agustus 2017 lalu. Striker kelahiran 3 April 1999 ini sempat bermain sebagai gelandang serang saat membela Timnas U-19 di Turnamen Toulon, Prancis, beberapa waktu lalu. Setelah dipulangkan, dia sempat beberapa kali mengikuti latihan bersama rekan-rekannya. Namun, dia belum pernah mencicipi panasnya atmosfer kompetisi di Liga 2.

“Di lini serang kita sudah ada Rudiyana, Joko [Prayitno], Agung [Supriyanto] dan Tri Handoko. Jika tetap di Persis, kesempatan dia bermain sangat kurang. Itu akan membuat kemampuannya tidak berkembang,” kata Pelatih Persis Solo Widyantoro saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (30/9/2017).

Pelatih yang akrab disapa Wiwid itu mengakui Adha Nur punya kemampuan istimewa di usianya yang masih belia. Wiwid yakin kemampuan Adha Nur masih bisa berkembang jauh jika mendapat kesempatan bermain. Oleh karenanya, Wiwid meminta Adha Nur mencari tim lain yang menjamin dia terus bermain.

“Sekarang Adha Nur sudah bergabung dengan Persela Lamongan U-21 yang menjamin dia terus bermain. Saya sudah bilang ke dia, suatu saat dia bisa kembali bergabung dengan Persis. Apalagi statusnya sebagai putra daerah,” ujar Wiwid.

Selain Adha Nur, Persis Solo juga melepas Afif Bayu. Kiper jebolan Persis Junior itu sama sekali belum mencicipi panasnya atmosfer Liga 2. Dia kalah bersaing dengan M. Fauzan Jauhar sebagai pelapis kiper utama, Agung Prasetyo. Kehadiran M. Ricky Fajar dari Madiun Putra membuat kesempatan dia tampil semakin tipis.

“Afif memutuskan diri untuk mundur dari tim ini. Dia beralasan ingin fokus menyelesaikan pendidikan S-2 dia. Apa lagi, stok kiper kami juga sudah tiga orang,” papar Wiwid.

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…