Logo Ikapesta Wedding Expo. (Facebook.com) Logo Ikapesta Wedding Expo. (Facebook.com)
Minggu, 1 Oktober 2017 09:50 WIB Imam Yuda S./JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

PAMERAN SEMARANG
Ingin Gelar Pesta Pernikahan? Datang Dulu ke Acara Ini...

Pameran yang mempertunjukkan berbagai perlengkapan pernikahan tersaji di Ikapesta Weding Expo 2017 di Semarang.

Solopos.com, SEMARANG – Ikatan Pengusaha Jasa dan Perlengkapan Pesta (Ikapesta) kembali menggelar Wedding Expo 2017 di PRPP Convention Center, Jl. Puri Anjasmoro, Kota Semarang, Jateng, Kamis-Minggu (5-8/10/2017).

Pameran pernikahan yang rutin digelar setiap tahun itu, kali ini mengangkat tema “Love is in the Air”. Berbeda dengan pameran sebelumnya, acara kali ini juga akan digelar nikah massal secara gratis. Nikah massal gratis ini diperuntukan bagi pasangan yang selama ini sudah hidup bersama tapi belum memiliki keterikatan yang resmi sebagai suami istri. Rencana acara nikah massal itu digelar Minggu, sekitar pukul 11.00 WIB.

“Acara nikah massal itu sekaligus menjadi puncak acara pameran. Nanti, acara itu akan dihadiri Wali Kota Semarang [Hendrar Prihadi], Wakil Wali Kota Semarang, dan Ketua Kadin Jateng sebagai saksi nikah. Oleh karena, ini merupakan pelaksanaan pameran yang ke-17, maka akan ada 17 pasangan yang akan mengikuti nikah massal itu,” jelas Ketua Panitia Ikapesta Wedding Expo 2017, Herijanto, dikutip laman Internet resmi Pemkot Semarang, Sabtu (30/9/2017).

Dalam event ini, panitia menargetkan sekitar 10.000 pengunjung. Pembukaan pameran nanti bakal dimeriahkan parade bridal, tailor, parade musik, dan parade dance.

Ada sekitar 170 stan yang mengikuti pameran ini. Mereka akan menyajikan produk-produk yang dibutuhkan untuk menggelar pernikahan, seperti jasa wedding organizer, pertunangan, gathering hingga ultah. “Jika dibandingkan event sebelumnya, memang stan yang ikut kali ini lebih sedikit. Kalau dulu 190 stan, sekarang cuma 170 stan,” beber Herijanto.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…