Leonardo Bonucci (JIBI/REUTERS/Stefano Rellandini)
Minggu, 1 Oktober 2017 20:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Italia Share :

Milan Menyesal Beli Bonucci?

Leonardo Bonucci dianggap belum memberi kontribusi oke untuk Milan.

Solopos.com, MILAN – AC Milan melakukan pembelian besar-besaran pada musim ini. Salah satu transfer yang cukup mengejutkan adalah pembelian Leonardo Bonucci dari Juventus.

Bonucci didatangkan Milan dengan nilai transfer mencapai 42 juta euro. Dia pun menjadi pembelian termahal Rossonerri pada musim panas ini. Hal itu dianggap wajar mengingat performa oke Bonucci selama beberapa musim bersama Juve.

Namun, Bonucci belum juga menunjukkan penampilan impresif bersama Milan. Buktinya, pemain yang langsung didapuk menjadi kapten Milan itu belum bisa membawa timnya tampil konsisten. Milan tercatat meraih empay kemenangan dan dua kekalahan di Liga Italia.

Mereka saat ini duduk di posisi keenam klasemen Liga Italia. Ironisnya, Milan sudah kebobolan sebanyak delapan kali dari enam pertandingan di Liga Italia dan hanya dua kali clean sheet. Artinya, Milan masih rawan kebobolan meski sudah diperkuat Bonucci.

“Saya pikir Milan sudah menyesal membeli Bonucci,” ungkap petinggi Napoli dan Udinese, Pierpaolo Marino, seperti dikutip dari Dailymail.co.uk, Minggu (1/10/2017).

“Montella tak ingin mengganti strategi ke tiga pemain belakang. Tapi, dia terpaksa mengubah rencananya seiring dengan kedatangan Bonucci. Tapi, itu tak cukup,” jelasnya.

“Saya pikir bahwa andai Massimiliano Mirabelli dan Marco Fassone bisa kembali sesuai perkiraan, mereka akan membelanjakan uang membeli Bonucci untuk mendatangkan striker papan atas,” lanjut Marino.

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

KAMPUS DI SEMARANG
Unnes Wajibkan Penulisan Akronim dengan Seluruhnya Huruf Kapital

Kampus Universitas Negeri Semarang melarang penulisan akronim nama kampus yang tak memakai huruf kapital. Solopos.com, SEMARANG –Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang kini tengah dipimpin seorang guru besar dari fakultas bahasa dan seni mencoba-coba menantang ketentuan penulisan akronim dan singkatan sesuai…