Sejumlah barang bukti termasuk ratusan botol minuman keras (miras) yang didapatkan dalam operasi Narkoba Progo 2017 dalam jumpa pers di Markas Polda DIY, Sleman, Selasa (18/4). (JIBI/Harian Jogja/Sekar Langit Nariswari)
Minggu, 1 Oktober 2017 21:55 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

KASUS NARKOBA
Selama 2017, Ada 297 Kasus di DIY

Penyalahgunaan narkotika menjadi kasus terbanyak dengan 148 kasus

Solopos.com, SLEMAN-Sebanyak 297 kasus penyalahgunaan narkoba terjadi di wilayah DIY selama rentang waktu Januari hingga Agustus 2017. Polisi juga mengamankan 135 tersangka sebagi pelaku peredaran barang haram ini.

Wakil Direktur Resnarkoba Polda DIY AKBP Baron Wuryanto mengatakan, penyalahgunaan narkotika menjadi kasus terbanyak dengan 148 kasus. “Menyusul psikotropika dan obat berbahaya. Kasus psikotropika sebanyak 64 dan obat berbahaya dengan 85 kasus,” ujar dia, Sabtu (30/9/2017).

Polda DIY dan jajarannya mengamankan 372 tersangka yang terlibat dalam penyalahgunaan zat adiktif ini. Jumlah itu terdiri dari 135 pengedar dan 237 tersangka yang hanya sebatas pengguna.

Baron menjelaskan, polisi mengategorikan tersangka sebagai pengedar ketika mulai membagi-bagikan narkoba kepada minimal dua atau tiga orang. Pelaku yang bersangkutan kemudian akan dikenakai pasal peredaran narkoba dan pasti diproses hukum.

Sebagian besar tersangka terlibat dalam penyalahgunaan narkoba berupa narkotika sebanyak 216 orang, psikotropika dengan 65 orang, dan obat berbahaya dengan 91 tersangka. Dalam sejumlah pengungkapan itu, polisi menyita ribuan barang bukti berupa ganja hingga obat berbahaya.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…