Kapal barang bersandar di Terminal Petikemas (TPK) Tanjung Emas, Semarang, Jateng, Jumat (11/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan) Kapal barang bersandar di Terminal Petikemas (TPK) Tanjung Emas, Semarang, Jateng, Jumat (11/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Aji Styawan)
Minggu, 1 Oktober 2017 22:30 WIB Dewi A. Zuhriyah/JIBI/Bisnis Ekonomi Share :

Inovator Teratas Negara Berkembang, Daya Saing Global Indonesia Naik 5 Peringkat

Daya saing global Indonesia naik 5 peringkat dan menjadi salah satu inovator teratas negara berkembang.

Solopos.com, JAKARTA — World Economic Forum (WEF) dalam publikasinya menempatkan peringkat daya saing Indonesia secara global (Global Competitiveness Index) 2017-2018 menempati peringkat ke-36 dari 137 negara. Peringkat ini merupakan kenaikan 5 tingkat dibanding peringkat sebelumnya pada posisi ke 41.

“Posisi tersebut didorong terutama oleh ukuran pasar yang besar di peringkat 9 dan lingkungan makro ekonomi yang relatif kuat di peringkat 26,” bunyi siaran pers, Minggu (01/10/2017).

Menurut siaran pers tersebut, Indonesia adalah salah satu inovator teratas di antara negara berkembang. Indonesia telah memperbaiki kinerjanya di semua pilar seperti Korea.

Pilar-pilar tersebut adalah institusi, infrastruktur, lingkungan makroekonomi, kesehatan dan pendidikan dasar, pendidikan yang lebih tinggi dan pelatihan, efisiensi pasar barang, efisiensi pasar tenaga kerja, perkembangan pasar uang, kesiapan teknologi, ukuran pasar, kecanggihan bisnis, serta inovasi.

Disebutkan dalam rilis tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-31 dalam inovasi dan ke-32 untuk kecanggihan bisnis. Indonesia adalah salah satu inovator teratas di antara negara berkembang.

Salah satu kemajuan yang signifikan adalah pilar efisiensi pasar tenaga kerja yang menempati peringkat ke-96. Hal ini disumbang oleh biaya redundansi yang berlebihan, terbatasnya fleksibilitas penguasaan upah dan representasi perempuan yang terbatas dalam angkatan kerja.

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…