Dewi Persik (Instagram @dewiperssikreal) Dewi Persik (Instagram @dewiperssikreal)
Minggu, 1 Oktober 2017 18:10 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Issue Share :

Dewi Perssik dan Sang Manajer Sudah Menikah 10 September Lalu

Dalam akad nikah tersebut, ?ayahanda Dewi Perssik, H.M Aidil bertindak sebagai wali nikah.

Solopos.com, SOLO – Dewi Perssik dikabarkan sudah menikah resmi dengan sang manajer, Angga Wijaya. Pernikahan telah digelar di rumah orangtua Depe di Jalan Panjaitan, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari pada 10 September 2017.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Dewi saat dihubungi melalui sambungan telefon pada Kamis (28/9/2017). “Dia memang kekasihku. Sudah setahun lebih pacarannya,” kata Dewi seperti dilansir Okezone, Jumat (29/9/2017).

Ketika ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2017), Dewi Perssik cuma memberikan jawaban mengambang. “Doakan aja ya. Coba wawancara si tukang (orang) yang ngomong aja tuh,” ucap Dewi Perssik.

Dalam akad nikah tersebut, ?ayahanda Dewi Perssik, H.M Aidil bertindak sebagai wali nikah. Syarif yang turut hadir dalam pernikahan Dewi-Angga mengaku terkejut ketika mengetahui pasangan pengantin yang dinikahkannya adalah seorang artis.

“Yang menikahkan ayahnya. Kami (KUA Sumbersari) hanya sebagai pencatat saja,” ujar Syarif dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (30/9/2017). “Saya juga enggak menyangka kalau yang menikah itu Dewi Perssik. Soalnya nama yang ada di dokumennya Dewi Muria Agung. Terkejut juga saya,” ia menandaskan.

Awal tahun ini, kehidupan asmara Dewi dan Angga memang sempat menjadi sorotan. Angga secara terbuka menyatakan bahwa berniat mempersunting mantan istri Saipul Jamil itu. Hanya, Dewi rupanya belum bersedia.

Namun jika benar pernikahan ini benar adanya, maka akan menandai pernikahan ketiga Depe.

Wanita asal Jember, Jawa Timur ini sejatinya pernah merajut rumah tangga bersama Saipul Jamil dan Aldiansyah Taher. Sayangnya, biduk rumah tangga Depe dengan mereka kandas di tengah jalan.

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….