Warga membersihkan puing-puing genteng yang jatuh lantaran diterjang angin puting beliung di Desa/Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Kamis (28/9/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com) Warga membersihkan puing-puing genteng yang jatuh lantaran diterjang angin puting beliung di Desa/Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Kamis (28/9/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)
Kamis, 28 September 2017 17:05 WIB Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com Madiun Share :

BENCANA PONOROGO
Tak Sampai 10 Detik, 4 Rumah di Bungkal Rusak Diterjang Puting Beliung

Bencana Ponorogo, empat rumah rusak setelah diterjang angin puting beliung.

Solopos.com, PONOROGO — Empat rumah di Dukuh Kudo, Desa/Kecamatan Bungkal, Ponorogo, rusak setelah diterjang  puting beliung, Rabu (27/9/2017) sekitar pukul 17.00 WIB. Angin kencang menerjang dukuh tersebut hanya beberapa detik saat hujan deras mengguyur.

Pantauan Madiunpos.com di lokasi, Kamis (28/9/2017) pagi, sejumlah warga terlihat membersihkan puing-puing genteng yang jatuh karena diterpa puting beliung. Warga juga memperbaiki atap yang rusak karena bencana tersebut.

Seorang warga yang rumahnya rusak, Lamin, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu sore. Saat itu hujan deras dengan disertai angin kencang menerjang wilayah tersebut.

Suara gemuruh juga terdengar sangat kencang di luar rumah sehingga istri dan anaknya keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Sesaat setelah berada di luar rumah, tiba-tiba angin menerjang rumah dan hampir seluruh genteng rumah bagian belakang berjatuhan.

“Saat bencana itu terjadi, istri dan anak saya di luar rumah karena takut kalau terjadi apa-apa. Suaranya bergemuruh sangat keras,” kata dia.

Lamin menuturkan tidak ada korban luka dalam peristiwa itu. Namun, keluarganya masih takut saat terjadi hujan deras dan disertai angin kencang.

“Karena atapnya ga ada, kemarin air hujan masuk rumah semua. Tetapi airnya hanya menggenang,” ujar warga RT 002/RW 001, Desa Bungkal ini.

Hal senada juga dikatakan Warti, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung. Dia menuturkan ada empat rumah yang mengalami kerusakan setelah peristiwa itu terjadi.

Warti menuturkan angin kencang menerjang dukuh itu tidak ada 10 detik dan anginnya sangat kencang. “Anginnya sangat kencang, tidak ada 10 detik menerjang sudah empat rumah yang rusak. Apalagi sampai satu atau dua menit, kerusakannya tentu tambah parah,” kata dia.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan ada empat rumah yang mengalami kerusakan dalam peristiwa angin puting beliung di Desa Bungkal. Kerugian yang diakibatkan dari bencana itu diperkirakan mencapai Rp2 juta lebih.

Lowongan Pekerjaan
CV SINDUNATA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…