Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com) Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)
Senin, 25 September 2017 17:20 WIB Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

KECELAKAAN BANTUL
Penabrak Siswi SMP Mengaku Ngantuk Usai Nongkrong di Parangkusumo

Nasib nahas menimpa Nisa Choirulita, 15, seorang siswi salah SMP di Kecamatan Sewon Bantul

Solopos.com, BANTUL– Seorang sisiwi SMP meninggal usai tertabrak mobil saat berjalan kaki menuju sekolahnya, Senin (25/9/2017) pagi.

Baca juga : KECELAKAAN BANTUL : Innalillahi…. Siswi SMP Tewas Tertabrak Mobil saat Jalan Kaki Berangkat Sekolah

Korban adalah Nisa Choirulita, 15, seorang siswi salah SMP di Kecamatan Sewon Bantul. Ia ditabrak mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi AB 1131 HY yang dikendarai Erlangga Diana Atmaja, 25, warga Surabaya, Jawa Timur.

Kanit Laka Satlantas Polres Bantul, Ipda Mulyanto menjelaskan berdasar keterangan yang dikumpulkan kepolisian dan hasil olah TKP,  sebelum kejadian Erlangga bersama kawan-kawannya berlibur di Pantai Parangkusumo.

Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan, apakah saat mengendarai mobil sepulang dari pantai Erlangga dalam kondisi mabuk atau tidak. “Masih kami periksa, ya kalau pengakuan hanya sedikit ngantuk,” katanya.

Menurut Muyanto dalam kecelakaan ini, Erlangga tidak mengalami luka-luka, hanya saja mobil Toyota Avanza berwarna hitam yang dikendarainya ringsek di bagian body depan. Atas perbuatannya ini, Erlangga kini telah ditahan untuk keperluan penyidikan lebih lanjut. “Kami akan melakukan gelar perkara terkait permasalahan ini,” pungkasnya.

Sementara itu, pengendara mobil Erlangga mengakui ia bersama empat kawannya sehabis nongkrong di kawasan Pantai Parangkusumo sejak Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 20.00 WIB hingga dini hari.

Karena pagi itu ada kuliah, Erlangga bermaksud cepat pulang ke kosnya di Sewon. Meski diserang kantuk berat ia tetap membawa mobil dengan kecepatan tinggi. “Setelah membeli bahan bakar di SPBU Patalan Jetis, saya akui memang sangat mengantuk,” ujarnya.

Erlangga yang juga merupakan pengendara taksi daring tersebut mengakui sempat kehilangan kendali saat melintas di TKP. Ia menyebut sempat blank dalam hitungan detik. Begitu tersadar, ia membanting kemudi ke arah kanan karena kaget namun terlambat. Ia terlanjur menabrak korban hingga luka parah dan akhirnya tewas.

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN SOLO, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Pabrik Garam Pati Terganjal Pengadaan Lahan

Pabrik garam di Pati yang diidam-idamkan Pemprov Jateng terganjal pembangunannya gara-gara kesulitan menyediakan lahan untuk menyimpan bahan baku. Solopos.com, SEMARANG — Pembangunan pabrik garam di Kabupaten Pati terkendala pengadaan lahan yang digunakan untuk menyimpan bahan baku pembuatan garam. “Kalau penyediaan…