Pria asal Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, berdagang peralatan rumah tangga di kawasan Jombor, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jateng bersama putrinya. (Facebook.com-Zenzen Ayahe Yoga Fela)
Minggu, 24 September 2017 18:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH INSPIRATIF
Demi Rezeki, Pria Ini Jalan Kaki Salatiga-Ungaran Sambil Gendong Putri

Kisah inspiratif ditorehkan pria asal Salatiga yang berjuang mencari rezeki dengan berdagang berkeliling dengan berjalan kaki sambil menggendong putrinya.

Solopos.com, SALATIGA Seorang pria asal Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) menyita perhatian warganet di media sosial Facebook dengan kisah inspiratifnya. Bagaimana tidak, pada usianya yang masih muda, pria tersebut rela berjalan kaki dari Kota Salatiga menuju kawasan Ungaran sembari menggendong anak perempuannya untuk berdagang keliling mencari rezeki.

Kisah inpiratif itu menjadi perhatian tatkala pengguna akun Facebook Zenzen Ayahe Yoga Fela mengunggah foto pria tersebut ke dinding grup Facebook Kabar Salatiga, Jumat (22/9/2017). Ia mengaku bertemu pria tersebut di kawasan Jombor, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

“Seorang lelaki jualan sambil momong gendong anak perempuanya. Jualan peralatan rumah tangga,” ungkapnya pada keterangan foto.

Tak pelak warganet lantas ramai mengungkapkan rasa simpati mereka terhadap pria tersebut. Menurut mereka, pria itu telah menunjukkan sikap bertanggung jawab terhadap keluarganya dengan mencari rezeki meski harus bersusah payah.

Mesake ea tapi salut sudah mau kerja keras buat keluarga. Tapi mesake meneh anake panas banget kalau siang,” tulis pengguna akun Facebook Mbax Toetiex.

“Salut banget laki-laki dengan tanggung jawab yang kuat, Patut jadi contoh buat para suami sekarang, tapi kasihan anaknya harus ikut cari rezeki kepanasan, ga tega lihatnya,” ungkap pengguna akun Facebook Popay Rizki.

“Ya Allah, sampai brebes mili aku, semoga mase dilimpahkan rezeki yang barokah, Alhamdulilah walaupun sulit mase masih mencari rezeki halal, salut mas, insya allah. Barokah,” tulis pengguna akun Facebook Fitri Lutfiani.

Sejumlah warganet mengaku kerap melihat pria tersebut juga berdagang di kawasan Pasar Raya Salatiga. Mereka juga mengaku kerap melihat pria itu tertidur bersama putrinya di tangga Pasar Raya Salatiga

Sementara itu, sebagian netizen lainnya yang mengaku mengenal pria itu mengungkapkan pria tersebut harus bertanggung jawab menghidupi seorang istri dan tiga anak. Mereka menenerangkan pria itu menikah di usia muda dengan janda beranak dua.

“Istrinya sudah punya anak dua dari pernikahan sebelumnya ya. Jadinya mase itu menghidupi tiga anak to padahal mase itu masih kecil lho ya,” ungkap pengguna akun Facebook Hariyanti Tsany yang mengaku mengenal pria tersebut.

Terlepas dari kisah tragis kehidupannya, warganet mengapresiasi upaya pria itu dalam menghidupi keluarganya. Mereka pun menilai kisah inspiratif pria unik tersebut dapat dijadikan teladan bagi pria-pria lainnya yang sudah berkeluarga agar dapat meningkatkan rasa tanggung jawab. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…