Ratusan calhaj asal Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tiba di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Kamis (3/8/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos) Ratusan calhaj asal Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tiba di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Kamis (3/8/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)
Minggu, 24 September 2017 21:35 WIB Muhammad Ismail/JIBI/Solopos Boyolali Share :

HAJI 2017
Kursi Roda sampai Air Zamzam Milik Jemaah Haji Tertinggal di AHD Boyolali

Haji 2017, PPIH menemukan banyak barang milik jemaah haji yang tertinggal di AHD Boyolali.

Solopos.com, BOYOLALI — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menemukan banyak barang milik jemaah haji yang tertinggal di Asrama Haji Donohudan (AHD), Ngemplak, Boyolali.

Sebagian besar barang milik jemaah haji yang tertinggal sudah dikembalikan ke Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Kasubag Humas PPIH Embarkasi Solo, Afief Mundzir, mengatakan Asrama Haji Donohudan mulai menerima pemulangan jemaah haji pada 7 September.

Selama pemulangan jemaah haji sampai sekarang PPIH menemukan banyak barang milik jemaah haji yang tertinggal di asrama. “Kami mulai mendata barang-barang milik jemaah haji yang tertinggal di asrama. Barang tersebut saat ini disimpan di Kantor Humas PPIH Embarkasi Solo,” ujar Afief saat dihubungi Solopos.com, Minggu (24/9/2017).

Menurut Afief, sebagian besar barang yang tertinggal ada identitas kelompok terbang (kloter) atau nama jemaah haji. PPIH langsung mengembalikan barang milik jemaah haji yang ada identitasnya kepada TPHD. Sementara yang tidak ada identitasnya disimpan di asrama.

“Kami menginformasikan barang milik jemaah haji yang tertinggal dan tidak disertai identitasnya kepada TPHD untuk mengambil ke asrama,” kata dia.

Ia menjelaskan barang milik jemaah haji yang tertinggal di arama di antaranya koper, kursi roda, tas, baju, air zamzam, dan lainnya. PPIH sudah mengecek semua barang milik jemaah haji yang tertinggal di asrama. Semua barang yang tertinggal tidak ada yang berupa uang.

“Barang milik jemaah haji yang tertinggal kebanyakan milik kloter 39 dari Pati. Kami sudah memulangkan sebagian barang tersebut ke TPHD menggunakan truk dan bus,” kata dia.

PPIH Embarkasi Donohudan, lanjut dia, juga menerima penitipan barang dari jemaah haji karena truk pengangkut koper sudah penuh. TPHD baru mengambil barang milik jemaah haji sepekan kemudian.

Staf Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi, mengatakan sampai 24 September jumlah jemaah haji yang meninggal dunia ada 95 orang. Sementara yang sakit dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi Solo ada dua orang.

“Jemaah haji yang tiba di Asrama Haji Donohudan hari ini [Minggu] Kloter 55 Kota Tegal dan Kloter 56 dari Pemalang dan Kebumen. Kami mencatat sampai sekarang telah memulangkan sebanyak 19.623 jemaah haji,” kata dia.

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…