Ilustrasi makan (Pinterest) Ilustrasi makan (Pinterest)
Jumat, 22 September 2017 06:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Kesehatan Share :

TIPS HIDUP SEHAT
Jangan Anggap Remeh, 5 Bahaya Lewatkan Jam Makan

Tips hidup sehat tentang lima bahaya melewatkan jam makan yang tidak boleh dianggap remeh.

Solopos.com, SOLO – Kesibukan kerap membuat seseorang melupakan jam makan. Padahal, pola makan yang tidak teratur memicu timbulnya masalah kesehatan. Anda tidak boleh melewatkan jam makan, meski tengah menjalankan diet.

Sejumlah ahli gizi mengatakan, melewatkan jam makan berdampak buruk bagi kesehatan, khususnya pencernaan. Sayangnya, masih banyak orang yang menyepelekan hal tersebut dan membiarkan perut kosong dalam waktu lama.

Lantas, sebenarnya apa efek negatif melewatkan jam makan? Mau tahu? Simak ulasan yang dihimpun Solopos.com dari Health Magz, Kamis (21/9/2017), di bawah ini:

Stres
Melewatkan makan ternyata menyebabkan stres. Sebab, tubuh memerlukan energi untuk mengontrol hormon yang memengaruhi suasana hati. Inilah sebabnya kebanyakan orang yang kelaparan menjadi mudah tersinggung. Jika dibiarkan, suasana hati yang buruk akan memengaruhi kinerja organ lainnya.

Bau mulut
Telat makan membuat produksi air liur berkurang. Kondisi ini membuat mulut kering yang menjadi tempat favorit bakteri berkembang biak. Perkembangan bakteri ini memicu timbulnya aroma tak sedap di mulut.

Sakit kepala
Melewatkan makan juga menurunkan kadar gula darah. Padahal, kadar gula dalam darah berperan penting menjaga konsentrasi dan kebugaran tubuh. Saat melewatkan jam makan, maka tubuh tidak akan mendapat asupan energi yang berdampak pada penurunan gula darah. Akibatnya, Anda akan mengalami sakit kepala, mual, dan merasa lemas tak bertenaga.

Gangguan hormon
Selanjutnya, melewatkan waktu makan akan menimbulkan gangguan hormon dan menurunkan metabolisme tubuh. Alih-alih kurus, Anda justru bisa bertambah gemuk karena melewatkan makan. Sebab, tubuh tidak memiliki cukup energi untuk menghancurkan lemak yang menumpuk.

Diabetes
Waktu makan yang tidak teratur ternyata bisa menyebabkan diabetes. Saat tubuh kelaparan, enzim pada hati akan berhenti beraksi terhadap insulin. Akibatnya, hati mendapat perintah dari otak untuk memompa glukosa ke dalam darah. Penumpukan glukosa dalam darah inilah yang menyebabkan diabetes. 

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…