Inter Milan (JIBI/REUTERS/Alberto Lingria)
Rabu, 20 September 2017 18:25 WIB Ahmad Baihaqi/JIBI/Solopos.com Italia Share :

LIGA ITALIA
Inter Diimbangi Bologna, Eder: yang Penting Tidak Kalah

iga Italia diwarnai dengan hasil imbang Bologna vs Inter.

Solopos.com, BOLOGNA – Laju kemenangan Inter Milan di Liga Italia akhirnya tersendat. Mereka diimbangi Bologna di Stadion Renato Dell’Ara, Rabu (20/9/2017) dini hari WIB. Striker Inter, Eder pun mensyukuri hasil itu karena baginya yang penting Inter tidak kalah.

Melawat ke markas Bologna, Inter bermain imbang dengan skor 1-1. Mereka tertinggal lebih dulu setelah Simone Verdi mencetak gol di menit ke-32. Keunggulan Bologna itu pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Inter mengubah strategi dengan menurunkan Eder untuk menggantikan Joao Mario pada menit ke-50. Hasilnya, Eder berperan pada gol penyeimbang Inter. Dia dilanggar di kotak penalti oleh Ibrahima Mbaye pada menit ke-75.

Mendapat hadiah penalti, Inter pun membuat gol penyama. Mauro Icardi yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya. Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga laga usai.

“Kami tahu bahwa Bologna akan menyulitkan, seperti yang terjadi dengan Napoli, tapi kami adalah Inter. Kami kehilangan dua poin,” kata Eder seperti dikutip dari Football Italia.

“Napoli menginginkan Liga Champions, mereka datang ke sini dan mereka menang. Kami tahu itu sulit dan kami tahu bahwa kami harus menang. Di sisi lain, bila Anda tidak menang, penting untuk tidak kalah. Kami memiliki babak kedua yang bagus,” sambungnya.

“Kami mestinya mulai lebih kuat lagi dan harus memperbaiki aspek-aspek tertentu agar tetap fokus pada tujuan kami, yaitu kualifikasi Liga Champions.”

Eder juga menambahkan terkait penalti yang didapat Inter. Mbaye dinilai memang menyentuh pergelangan kakinya. “Dia menyentuh saya di pergelangan kaki, tapi yang terpenting adalah kemenangan,” tutupnya.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…