Wanita pengendara sepeda motor (kanan) membentak polwan (kiri) di Jl. Letjen Suprapto, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jateng. (Facebook.com-Uzank Hermawan) Wanita pengendara sepeda motor (kanan) membentak polwan (kiri) di Jl. Letjen Suprapto, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jateng. (Facebook.com-Uzank Hermawan)
Rabu, 20 September 2017 10:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH UNIK
Langgar Aturan Lalu Lintas, Ibu-Ibu Ini Malah Marahi Polwan

Kisah unik terjadi di Ungaran, Kabupaten Semarang tatkakla seorang ibu-ibu membentak wanita polisi yang memberhentikannya.

Solopos.com, UNGARAN – Seorang wanita pengendara sepeda motor Honda Beat berpelat nomor H 6876 TI yang melintas di Jl. Letjen Suprapto, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) menyita perhatian warga dunia maya (netizen) dengan kisah uniknya. Pasalnya, wanita tersebut tertangkap mata lensa kamera sedang membentak wanita polisi atau yang kerap disebut polwan yang memperingatkan dirinya lantaran melanggar peraturan lalu lintas.

Video kisah unik itu kali pertama diunggah pengguna akun Facebook Uzank Hermawan di dinding grup Facebook Ungaran, Selasa (19/9/2017). “Iki simbok’e sopo yow lur, wis salah malah ngeyel terus ngunek”ke ibu polwan [Ini ibunya siapa? Sudah salah malah membentak polwan],” ungkapnya pada keterangan video.

Dari video yang diunggah Uzank Hermawan itu, terdengar polwan tersebut memperingatkan si wanita pengendara sepeda motor karena telah melanggar marka di persimpangan jalan berlampu lalu lintas di Jl. Letjen Suprapto, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Namun, wanita tersebut justru membentak polwan dan bersikeras ingin melanjutkan perjalanan. “Hakmu opo? Nek aku kebablasen meh ngopo? [Hakmu memberhentikan saya apa? Jika saya memang terlalu maju kamu mau apa?],” bentak wanita tersebut.

Tak pelak kiriman video itu langsung menjadi viral di media sosial. Warganet yang mengomentari video tersebut menyayangkan tindakan si wanita yang membentak polwan karena si wanita dianggap bersalah lantaran telah melanggar markah batas berhenti.

Ealah buk buk, wes salah kok yo mentolo [Duh bu, sudah salah kok malah tega begitu],” ungkap pengguna akun Facebook Yoshi Adi Kristanto.

“Kok ganas banget mulut si emak ini, astaghfirullah,” tulis pengguna akun Facebook Nana Krisitina.

Sementara itu, sebagian netizen lainnya memuji kesabaran polwan dalam menghadapi si wanita pelanggar lalu lintas. Pihak Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat Bidang Lalu Lintas (FKPM Bidlantas) Polres Semarang, melalui media sosial Instagram, juga turut melontatkan pujian kepada si polwan.

“Salut buat anggota Satlantas Polres Semarang, tetap sabar menghadapi salah satu pelanggar lalu lintas yang marah-marah. Hanya mengingatkan kalo berhenti di traffic light harus berhenti di belakang garis ya mak. Come on mak aku menasihati karena sayang koe emak,” tulis pengelola akun Instagram @fkpm_bidlantas_polres_semarang dengan menyertakan video yang diunggah pengguna akun Facebook Uzank Hermawan.

Kisah unik tersebut benar-benar telah menyita perhatian warganet. Baru beberapa jam diunggah, video yang diunggah pengguna akun Facebook Uzank Hermawan itu sudah dikomentari lebih dari 1.000 kali, dibagikan lebih dari 2.000 kali dan mendapatkan tanda suka (likes) lebih dari 3.000. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…