Poster Film Turah (wikipedia) Poster Film Turah (wikipedia)
Selasa, 19 September 2017 23:30 WIB Ramdha Mawaddhaelf/JIBI/Bisnis Layar Share :

Cuma 2 Pekan di Bioskop, Film Turah Justru Wakili Indonesia ke Oscar

Meski hanya bertahan dua pekan di bioskop, film Turah justru mewakili Indonesia sebagai nominee peraih Oscar.

Solopos.com, JAKARTA — Sutradara film Turah Wicaksono Wisnu Legowo tak pernah menyangka film panjang pertamanya bakal diapresiasi hingga mewakili Indonesia berkompetisi di kategori Film Berbahasa Asing Terbaik Academy Awards ke-90.

Ajang bergengsi ini dijadwalkan pada 4 Maret 2018 di Dolby Theatre Hollywood. Menurut Wisnu, terpilihnya Turah ke ajang Oscar merupakan pembuktian jika film garapannya sudah diakui tingkat nasional. Padahal, tambahnya, saat proses produksi Wisnu tak pernah menyangka karyanya bakal mendapat banyak apresiasi.

“Bikin Turah dari yang penting jadi, makin ke sini makin banyak apresiasi. Karena awalnya dulu yang penting filmnya jadi,” katanya lewat sambungan telepon, Selasa (19/09/2017).

Wisnu pun tak menyangka jika film garapanya bisa berumur panjang sejak diproduksi akhir tahun kemarin. “Enggak nyangka umurnya bisa sepanjang ini, sudah hampir setahun, ternyata masih ada yang memgapresiasi Turah,” ujarnya.

Film yang mengangkat kearifan lokal sebuah desa di Tegal, Jawa Tengah, ini kata Wisnu berawal dari catatan pribadinya atas manusia-manusia yang hidup di kampung Tirang, Tegal. Tegal tak lain adalah kota kelahirannya.

“Kini catatan itu sudah bukan milik saya, tapi milik Indonesia, milik dunia,” tuturnya.

Wisnu mengatakan, perjalanan film Turah berawal pada akhir 2016 kemudian pernah masuk ke ajang festival internasionl di Singapura. Setelah melenggang di berbagi festival, Turah akhirnya tayang di bioskop Agustus tahun ini. Sayangnya, Turah hanya mendapat 16 kuota layar di seluruh jaringan bioskop Tanah Air.

“Hanya bertahan dua minggu lebih di Tegal dengan sekitar 5.000 penonton. Setelah itu turun bioskop lalu dipercaya untuk mewakili Oscar,” katanya.

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…