Petugas memadamkan api di RT 51 RW 13, Kampung Nitikan, Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo Kota Jogja, Senin (18/9/2017). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja) Petugas memadamkan api di RT 51 RW 13, Kampung Nitikan, Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo Kota Jogja, Senin (18/9/2017). (Desi Suryanto/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 18 September 2017 16:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

KEBAKARAN JOGJA
Lagi, 2 Rumah Ludes Terbakar

Kebakaran rumah kembali terjadi di Kota Jogja. Dua rumah yang diisi empat kepala keluarga (KK) di RT 51 RW 13, Kampung Nitikan, Kelurahan Sorosutan

 
Solopos.com, JOGJA-Kebakaran rumah kembali terjadi di Kota Jogja. Dua rumah yang diisi empat kepala keluarga (KK) di RT 51 RW 13, Kampung Nitikan, Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo, ludes terbakar, Senin (18/9/2017).

Baca juga : KEBAKARAN JOGJA : Rumah di Ngadisuryan Terbakar, 2 Orang Luka

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang diduga dari korsleting listrik tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Kedua rumah yang terbakar tersebut adalah milik Suroso, 51, dan Rina Wahyuningih, 42. “Enggak ada barang yang bisa diselamatkan, semua ludes terbakar,” ucap Suroso, sambil berurai air mata.

Suroso mengatakan rumahnya yang terbakar dalam kondisi kosong karena ditinggal berjualan di angkringan yang berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya. Ia bersama isteri dan anaknya ikut berjualan. Sekitar pukul 12.50 WIB, Suroso menyadari ada kepulan asap dari atas kampungnya.

Ia mengira kepulan asap yang membumbung tersebut berasal dari ban yang dibakar tetangga rumahnya. “Saya suruh anak saya cek, ternyata rumah saya yang terbakar,” ujar Suroso.

Suroso langsung bergegas menghampiri rumahnya. Di lokasi, sudah banyak warga yang berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya.  Ia mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran rumahnya.

Namun dari keterangan petugas pemadam kebakaran, sumber api diduga karena korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Ia pun pasrah dengan musibah tersebut. Untuk sementara ia bersama keluarganya akan tinggal di rumah tetangganya.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam yang melibatkan empat kendaraan pemadam kebakaran Kota Jogja. Meski demikian, api cepat membesar dan melahap rumah dan seisinya ditengah cuaca panas. Terlebih sebagian besar bangunan rumah juga terbuat dari kayu dan triplek.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…