Dekorasi pelaminan di Dusun Jubug, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jateng. (Facebook.com-?Stevany Christien Aprierly Rondonuwu) Dekorasi pelaminan di Dusun Jubug, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jateng. (Facebook.com-?Stevany Christien Aprierly Rondonuwu)
Minggu, 17 September 2017 10:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH UNIIK
Di Semarang, Alat Drumblek Jadi Dekorasi Pelaminan

Kisah unik meruap dari Kabupaten Semarang tatkala alat-alat drumblek dijadikan dekorasi pelaminan.

Solopos.com, UNGARAN – Salah seorang personel dari kelompok drumblek di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang menikah, Sabtu (16/9/2017), menorehkan kisah unik. Pasalnya, dekorasi pelaminan pada pesta pernikahan di Dusun Jubug, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang yang akan digunakan personel drumblek itu dihiasi dengan alat-alat drumblek.

Kisah unik itu mencuat di media sosial Facebook setelah pengguna akun Facebook ?Stevany Christien Aprierly Rondonuwu? mengungkapkannya melalui grup Facebook Kabar Salatiga, Jumat (15/9/2017). “Ki dekorasi pengantin terbaru 2017 di kampungku, mana dekorasi terbaru kalian. Tepatnya di Dusun Jubug, Desa Tegalwaton. Ampun dibuly nggeh,” ungkapnya dengan menyertakan beberapa foto.

Dari foto yang ia unggah, terlihat dekorasi pelaminan itu dihiasi beberapa tong dan drum. Bahkan, drum itu juga dimanfaatkan sebagai tempat duduk pengantin dan orang tua pengantin.

Kisah unik itu pun lantas menyita perhatian warganet di grup Facebook Kabar Salatiga. Meski dekorasi pelaminan dari alat-alat drumblek terlihat sederhana, warganet menilainya sebagai sesuatu yang kreatif. “Kreatif banget sih,” tulis pengguna akun Facebook Chatrien Syntia Prabawani.

“Kreatif abis. Memang pengantin personel Panglima [kelompok drumblek],” tulis pengguna akun Facebook Amir Amir.

“Keren gan, tetap tumbuhkan jiwa kreatifitas,” ungkap pengguna akun Facebook Ahmad Sihab.

Pengguna akun Facebook ?Stevany Christien Aprierly Rondonuwu? yang mencuatkan kisah tersebut juga mengungkapkan pengantin yang akan duduk di pelaminan tersebut akan tampil unik. Namun ia tak berkenan menjelaskannya secara terperinci.

Dengan beredarnya foto pelaminan itu, sejumlah warganet berkesimpulan bahwa menikah tak harus di tempat mewah dengan dekorasi yang megah. Dengan dekorasi sederhana seperti yang ada di Tegalwaton, menurut mereka, biaya pernikahan dapat ditekan dan malah bisa mengundang perhatian lebih karena beda dari yang lain. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…