Pimpinan Pusat MTA Ustaz Ahmad Sukino (kedua dari kanan) memberikan keterangan kepada awak media saat jumpa pers seputar acara Silatnas III MTA di Gedung Pusat MTA, Kamis (14/9/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Pimpinan Pusat MTA Ustaz Ahmad Sukino (kedua dari kanan) memberikan keterangan kepada awak media saat jumpa pers seputar acara Silatnas III MTA di Gedung Pusat MTA, Kamis (14/9/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Minggu, 17 September 2017 06:00 WIB Ivan Andimuhtarom/JIBI/Solopos Solo Share :

Kendaraan Peserta Silatnas Bakal Banjiri Solo Hari Ini, Awas Macet!

Jalan-jalan Kota Solo berpotensi macet karena banyak kendaraan peserta Silatnas MTA berdatangan.

Solopos.com, SOLO — Lalu lintas di Kota Solo pada Minggu (17/9/2017) dipastikan akan padat dari pagi hingga petang. Sebanyak 100.000 orang jemaah Majelis Tafsir Alquran (MTA) yang menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) III di Stadion Manahan Solo diprediksi tak akan langsung pulang.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Sri Baskoro, memprediksi Kota Solo akan dibanjiri ribuan kendaraan pada Minggu. Rencananya, beberapa ruas jalan ditutup dan sebagian lainnya diatur secara khusus untuk mengurai kemacetan.

“Kami akan menutup jalan mulai dari Tugu Wisnu hingga Bundaran Manahan sejak pukul 06.00 WIB hingga acara selesai. Sekali lagi kami mengimbau masyarakat agar tidak berkegiatan di sekitar Manahan pada Minggu,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com seusai mengikuti apel persiapan di Velodrome Stadion Manahan, Sabtu (16/9/2017) petang.

Ia mengatakan massa yang berjumlah 100.000 orang bukanlah jumlah yang sedikit. Seusai apel, kemungkinan para jemaah tak langsung kembali ke daerah masing-masing.

“Sangat mungkin mereka akan menikmati kuliner atau berbelanja pakaian di Pasar Klewer atau sentra pakaian lain di Kota Solo. Itu sebenarnya positif untuk Kota Solo,” kata dia.

Dishub menyiapkan 150 personel untuk mengatur lalu lintas. Dishub juga bakal memantau beberapa lokasi menggunakan kamera CCTV untuk mengintervensi lalu lintas. Selain itu, personel Satpol PP, kepolisian, dan Satgas MTA juga dilibatkan untuk mengatur jemaah dan kendaraan yang mereka gunakan.

“Jemaah yang turun dari kendaraan kemungkinan besar mencari toilet. Kami sudah sampaikan agar satgas memastikan toilet di kantong-kantong parkir dibuka. Jangan sampai pintu gerbangnya dibuka, tapi toiletnya tutup. Malam ini akan dipastikan,” terangnya.

Baskoro menjelaskan Jl. Adisucipto disterilkan karena bakal dijadikan jalur peserta masuk kompleks Stadion Manahan dari lokasi parkir. Dishub juga bakal merekayasa lalu lintas dengan membuat Jl. Menteri Supeno jadi satu arah dari timur ke barat dan Jl. K.S. Tubun dari utara ke selatan.

Hal itu diterapkan untuk membuka akses bagi masyarakat yang berkepentingan di sekitar kompleks Stadion Manahan dan peserta Silatnas menuju kantong parkir. Sri Baskoro menyampaikan pada Silatnas III ini Dishub menyiapkan banyak kantong parkir mengingat ada 80.000 orang-100.000 orang lebih diprediksi akan datang di kompleks Stadion Manahan. Dishub membagi kantong parkir sesuai jenis kendaraan.

 

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…