Interaksi Walikota Jogja, Hariyadi Suyuti bersama petani kopi saat Prawiro Coffee Festival. (dok. Star Jogja) Interaksi Walikota Jogja, Hariyadi Suyuti bersama petani kopi saat Prawiro Coffee Festival. (dok. Star Jogja)
Sabtu, 16 September 2017 14:20 WIB Galih Eko Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

2 Oktober 2017, Malioboro Coffee Night Digelar Sepanjang Hari

Mengambil tema dengan tema Coffee, Culture and Industry yang akan diselenggarakan sepanjang malam pada Senin, 2 Oktober 2017

Solopos.com, JOGJA—Untuk memeriahkan International Coffee Day yang jatuh pada 1 Oktober dan menyambut Hari jadi Kota Jogja yang ke-261, Komunitas Pencinta Kopi Nusantara Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jogja mempersembahkan Malioboro Coffee Night. Ada 10.000 cup kopi yang akan disuguhkan dalam acara itu.

MCN yang baru pertama kali digelar ini mengambil tema dengan tema Coffee, Culture and Industry yang akan diselenggarakan sepanjang malam pada Senin, 2 Oktober 2017, di kawasan wisata Malioboro dari pukul 22.00 WIB sampai 06.00 WIB.

Panitia acara, Anggi, menuturkan Malioboro Coffee Night kali ini akan melibatkan lebih dari 40 tenant dari beberapa daerah di Indonesia, seperti Jogja, Kulonprogo, Bandung,Jakarta, Cianjur,Aceh, Flores, Medan sampai Papua.

“Mereka bukan hanya terdiri dari coffee shop tetapi juga petani kopi hingga industri ikutan kopi,” paparnya, Sabtu (16/9). Karakter utama yang dipilih dalam Malioboro Coffee Night kali ini adalah kopi tubruk nusantara.

Menariknya, pada acara yang digelar di pedestrian itu akan ditampilkan beberapa teknik meracik kopi yang mudah diikuti atau dilakukan dirumah oleh para penikmat kopi ataupun masyarakat awam yang belum mengetahui teknik menikmati kopi yang sehat.

MCN juga melibatkan para seniman Jogja sebagai pengisi acara. Pentas musik jalanan, cartoon art dan seni patung mewarnai event sepanjang malam ini. Tak lupa photobooth dari Cafe 80 Bocor Alus akan menjadi daya tarik yang menyedot pengunjung untuk berselfie ria.

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…