Ayatollah Ali Khamenei (Tehrantimes.com) Ayatollah Ali Khamenei (Tehrantimes.com)
Kamis, 14 September 2017 22:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Internasional Share :

Pemimpin Tertinggi Islam Iran Sebut Aung San Suu Kyi Wanita Kejam

Pemimpin Tertinggi Islam di Iran menyebut Aung San Suu Kyi wanita kejam.

Solopos.com, TEHERAN – Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, angkat bicara soal krisis Rohingya. Tokoh berusia 78 tahun itu menyebut Aung San Suu Kyi, Penasihat Negara Myanmar, sebagai wanita kejam, karena menyetujui kekerasan yang dilakukan terhadap warga Rohingya.

Dikutip Solopos.com dari Tehran Times, Kamis (14/9/2017), Khamenei mengatakan kekejaman yang dilakukan militer Myanmar terhadap warga Rohingya harus dihentikan. Ia menyerukan kepada negara-negara Islam untuk mengambil tindakan tegas terhadap Myanmar. Ia menyarankan Myanmar diberi peringatan dengan memberlakukan sanksi pada sektor ekonomi maupun politik.

Khamenei menambahkan, masyarakat dunia semestinya tidak tinggal diam melihat penderitaan warga Rohingya. Menurutnya, krisis yang terjadi di Rakhine itu tidak boleh dianggap sebagai konflik sektarian Islam dan Budha. Melainkan konflik politik yang dibumbui ketegangan antar-agama.

Pemimpin yang dikenal kerap membuat kontroversi itu juga mengkritik Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres. Ia menganggap Guterres hanya mampu bersilat lidah tanpa melakukan tindakan apapun. Ia sangat sedih melihat PBB yang terkenal vokal akan masalah HAM kali ini lebih banyak diam.

Selanjutnya, Khamenei mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengadakan pertemuan guna membahas masalah Myanmar. Ia berharap, masalah yang dihadapi Myanmar segera terselesaikan.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…