Peserta membuat mural saat mengikuti Mural Competition pada FSRD Artweek 2017 di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Selasa (12/9/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Peserta membuat mural saat mengikuti Mural Competition pada FSRD Artweek 2017 di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Selasa (12/9/2017). (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Kamis, 14 September 2017 04:00 WIB Septhia Ryanthie/JIBI/Solopos Solo Share :

Kompetisi Mural di Solo Diminati Banyak Mahasiswa

Kompetisi mural digelar di Solo.

Solopos.com, SOLO — Kompetisi mural bertajuk FSRD UNS Artweek 2017 yang digelar Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (12/9/2017), menarik minat banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Solo.

Bagus Fredianto, 20, menyemprotkan cat warna oranye di tripleks berukuran 2 meter x 1,5 meter, Selasa siang itu. Menggunakan selembar kertas pola sebagai alat bantu yang ditempelkan di tripleks, mahasiswa Semester III Program Studi (Prodi) Seni Rupa Murni Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia (ISI) Solo itu mulai membuat mural bertema Barong Bali.

Tak jauh dari Bagus, dua mahasiswi juga asyik membuat sketsa lukisan di tripleks berukuran sama. Keduanya dari perguruan tinggi yang berbeda. Seorang mahasiswa bernama Desi Oktavia Sari merupakan mahasiswa FSRD Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Sedangkan rekannya yang bernama Dea Ayu adalah mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Batik (Uniba) Solo. Meskipun berbeda kampus, keduanya kompak. Mereka membuat lukisan doodle art atau doodle lettering. Para mahasiswa tersebut adalah peserta Mural Competition yang merupakan rangkaian kegiatan bertajuk FSRD UNS Artweek 2017. Serangkaian kegiatan dimulai Senin (11/9/2017) dan akan berlangsung hingga Jumat (15/9/2017).

Ditemui Solopos.com di sela-sela pelaksanaan Mural Competition di Galeri Kampus FSRD UNS, Selasa, Bagus mengemukakan lukisan Barong Bali dipilih mengingat kegiatan FSRD UNS Artweek 2017 tersebut mengusung tema Nature, Culture, and Arts.

“Saya pilih lukisan Barong Bali karena mencakup tiga aspek yaitu dari alamnya atau nature, aspek budaya atau culture, dan seninya atau arts,” terang dia.

Salah seorang panitia FSRD UNS Artweek 2017, Amanda Ayu Paramita, mengemukakan Mural Competition diikuti 15 peserta, baik itu individu maupun tim. Kompetisi tersebut merupakan bagian dari kegiatan bertajuk FSRD UNS Artweek 2017 yang merupakan agenda rutin FSRD dua tahun sekali.

Kompetisi mural terbuka untuk umum sehingga para peserta tidak hanya dari UNS, melainkan dari berbagai perguruan tinggi. “Peminatnya juga bukan hanya mahasiswa dari perguruan tinggi berbasis seni rupa, tapi dari prodi lain,” ujar Amanda ketika ditemui wartawan di sela-sela kompetisi.

Dari kompetisi tersebut, panitia akan mengambil tiga juara dengan hadiah berupa uang tunai dan sertifikat atau piagam. “Juri dari dosen FSRD UNS dan panitia. Untuk Juara I, II, dan III, akan mendapatkan uang tunai masing-masing Rp500.000, Rp300.000, dan Rp250.000,” jelasnya.

Amanda menambahkan FSRD UNS Artweek 2017 diisi dengan berbagai kegiatan yang dimulai dengan lukis pasir oleh Rudi Cobain saat pembukaan acara, Senin. Acara disemarakkan pertunjukan musik akustik oleh grup musik Moontage dan Sepedarodatiga.

“Pada Selasa ini, selain Mural Competition juga diadakan Fotography Competition dan Workshop Clay oleh Rahma Diastanti,” terangnya. Acara lain adalah Workshop Ikat Celup pada Rabu (13/9/2017), Workshop Cukil pada Kamis (14/9/2017), dan pertunjukan musik oleh berbagai grup musik pada Jumat.

The jagongan, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Nyanyian Sunyi Ekonomi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/9/2017). Esai ini karya Ronny P. Sasmita, Direktur Eksekutif Econ-Act Indonesia dan anggota Staf Ahli Komite Ekonomi dan Industri Nasional. Alamat e-mail penulis adalah ronny_sasmita@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, indeks…