Para pengguna jalan melewati pertigaan Piyungan, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Bantul, Selasa (5/7/2016), yang jadi jalur alternatif dari Bantul atau Gunungkidul menuju Sleman ataupun Solo, Jawa Tengah. (Galih Eko Kurniawan/JIBI/Harian Jogja) Para pengguna jalan melewati pertigaan Piyungan, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Bantul, Selasa (5/7/2016), yang jadi jalur alternatif dari Bantul atau Gunungkidul menuju Sleman ataupun Solo, Jawa Tengah. (Galih Eko Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 13 September 2017 13:20 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

LALU LINTAS GUNUNGKIDUL
Sambut Libur Akhir Tahun, Pemkab Fokus Selesaikan JJLS

Lalu lintas Gunungkidul, jalur libur akhir tahun dipersiapkan

Solopos.com, GUNUNGKIDUL — Menghadapi musim liburan akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kini mengebut pembangunan sejumlah jalur alternatif. Harapannya dengan dapat difungsikannya jalur alternatif, akses wisatawan pada musim libur akhir tahun nanti dapat semakin mudah.

Baca Juga : LALU LINTAS GUNUNGKIDUL : Jalur Alternatif Ditargetkan Berfungsi Saat Libur Akhir Tahun

Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajat Ruswandono, mengatakan pihaknya akan lebih fokus kepada penyelesaian pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) dan memperbanyak akses jalan penghubung dari dan menuju Gunungkidul.

Dia mengatakan, keberadaan JJLS dinilainya penting dalam memberikan akses yang mudah dari dan menuju Gunungkidul.

“Dengan lebar jalan 50 meter, jarak Gunungkidul dan Kulonprogo dapat ditempuh dalam waktu satu jam,” ujarnya, Selasa (12/9/2017).

Drajat pun optimis, dengan akses yang ada, tanpa membuat bandara perintis pun, Gunungkidul akan mendapat banyak kunjungan dari wisatawan.

“Kami akan lebih fokus pada akses darat. Dengan adanya akses yang cukup bagus, maka akan mengundang lebih banyak wisatawan,” kata dia.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…