Ramainya pengunjung Dirty Chicken (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja) Ramainya pengunjung Dirty Chicken (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja)
Rabu, 13 September 2017 03:57 WIB M 98/JIBI/Harian Jogja Kuliner Share :

KULINER SLEMAN
Dirty Chicken, Si Ayam Renyah Huhah yang Hemat di Kantong

Kuliner Sleman kali ini berupa ayam goreng renyah yang pedas

Solopos.com, SLEMAN — Nama Dirty Chicken pasti tidak asing di telinga mahasiswa Jogja. Antrian yang mengular menjadi ciri khas kuliner satu ini. Lalu lalang tagar dirty chicken [#dirtychicken] di media sosial semakin membuat orang bertanya-tanya, panganan apakah yang disuguhkan? Eits, jangan cepat menarik kesimpulan dari nama yang diusung, nama dan rasa dari kuliner satu ini jelas berbanding terbalik. Makin penasaran?

Adalah Putri Suryajaya. Mahasisiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Nasional (STIE YKPN) ini tergelitik menyuguhkan konsep kuliner ayam goreng yang berbeda. Bukan sekadar ayam goreng tepung renyah yang dicocol menggunakan saus tomat atau sambal laiknya panganan di resto cepat saji.

Lalu?

Ada tiga kekhasan yang disuguhkan Dirty Chicken untuk publik Jogja. Pertama makanan yang familier di lidah alias tak terlalu banyak bermain bumbu. Rasa ringan yang dihasilkan dari gurihnya ayam dan bumbu serta tepung yang digoreng renyah membuat sajian ini dapat disantap kapanpun. Bahkan, pengunjung pun dapat berulang menikmati panganan ini dalam hitungan hari.

Selanjutnya, panganan ini menjawab tantangan pengunjung yang ingin mendongkrak hormon andrenalin, utamanya mengenai tingkat kepedasan. Tamu dibebaskan menentukan tingkat kepedasan yang diinginkan. Tak terlalu pedas, pedas, medium, sangat pedas atau super pedas, pilih mana? Berapapun jumlah cabai yang dipesan, Dirty Chicken segera mengeksekusi pesanan Anda. Penambahan biaya baru diberlakukan jika Anda memesan cabai di luar ketentuan.

Ayam goreng tepung renyah yang pedas ala Dirty Chicken (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja)

Ayam goreng tepung renyah yang pedas ala Dirty Chicken (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja)

Ketiga, menu yang disajikan Dirty Chicken tidak hanya ramah di lidah, tetapi juga di kantong. Seporsi nasi dengan satu potong dada ayam renyah ditambah segelas es teh yang bebas diisi ulang hanya dibandrol Rp13.000. Alhasil, pelanggan tempat ini bukan hanya mahasiswa tetapi juga keluarga yang memboyong anggota keluarganya.

Seorang pegawai Dirty Chicken di outlet Seturan, Krisna S. kepada Harianjogja.com pada Sabtu (9/9/2017) mengatakan dalam waktu setahun usaha ini memiliki delapan gerai. Bahkan dalam waktu dekat, dua gerai lagi akan dibuka. Adapun gerai-gerai tersebut berada di Seturan, Perumnas, Gatik, Tajem, Paingan, Babarsari, Glagahsari, dan area kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Gerai Dirty Chicken di Seturan (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja)

Gerai Dirty Chicken di Seturan (Santi Afdilah/JIBI/Harian Jogja)

Pelanggan tempat ini, Sundari Citra mengaku ketagihan sajian di gerai tersebut.

“Suka banget makan di sini, ayamnya chrispy banget, potongannya juga gede terus cabai enggak bohongan, makanya enggak berani minta cabai banyak-banyak takut kepedesan. Es tehnya boleh nambah juga,” katanya sambil tersenyum.

Bagi anda penyuka ayam goreng dan citarasa pedas, tunggu apa lagi? Wanna try?

SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Harga Tertentu Beras Tertentu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (7/8/2017). Esai ini karya Feriana Dwi Kurniawati, Kepala Seksi Usaha Tani dan Pengolahan Hasil Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah feriana_dk@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Pemerintah telah mengumumkan mulai…