Seorang anak tega membunuh ibu kandung karena tidak boleh memelihara anak anjing. (Facebook) Seorang anak tega membunuh ibu kandung karena tidak boleh memelihara anak anjing. (Facebook)
Rabu, 13 September 2017 00:20 WIB Mediani Dyah Natalia/JIBI/Harian Jogja Peristiwa Share :

KISAH TRAGIS
Dilarang Pelihara Anjing, Pemuda Ini Tembak Kepala Ibu Kandung

Kisah tragis mengenai seorang pemuda yang membunuh ibunya secara tragis.

Solopos.com, AMERIKA — Seorang pemuda asal Michigan, Amerika Serikat (AS), Andrew Wilson berusia 19 tahun ditangkap karena menembak ibunya saat tidur. Aksi nekat ini dilakukan karena dilarang memelihara anak anjing.

Dailymail, Selasa (12/9/2017) melaporkan Andrew Wilson ditangkap karena melakukan tindak kekerasan berat karena menembak ibu kandungnya yang berusia 51 tahun pada Senin (11/9/2017). Dilansir dari Lansing State Journal menuliskan, aksi ini dilakukan saat sang ibu sedang terlelap tidur pada Jumat (8/9/2017) pagi, di rumahnya, Wheatfield Township.

Pihak terkait menyatakan seorang pemuda menelepon 911 sekitar pukul 07.00 waktu setempat pada Jumat (8/9/2017). Disebutkan pemuda ini baru saja pulang dan menemukan ibunya dalam keadaan tewas.

Polisi dan Kepala Polisi setempat tiba di tempat kejadian, sekitar 200 blok dari jalan Linn, dekat Williamston dan menemukan tubuh perempuan itu di dalam kamarnya.

Petugas menyatakan korban ditembak sekali di bagian kepala belakang/

Kepala Polisi Ingham, Detektif Charles Buckland mengatakan dari hasil investigasi diketahui, tak ada seorangpun yang berada di dekat korban. Sementara anaknya berada di dalam rumah saat malam pembunuhan.

Buckland menambahkan anaknya ingin memelihara anak anjing yang didapat dari rumah ayahnya di Dansville pada Kamis (8/9/2017) malam.

Disebutkan juga, pemuda 19 tahun ini sempat memindahkan senapan sepanjang 22 cm dari kabinet yang terkunci.

Dia menyatakan dia masuk ke ruangan ibunya dan menembak tepat di bagian belakang kepala saat tidur.

Wilson kemudian pergi dan membuang senapan tetapi kemudian ditemukan polisi. Petugas menyatakan ada satu selongsongan dalam senapan yang kosong, sedang yang lain masih penuh terisi.

Wilson diadili di Pengadilan Negeri Mason 55 pada Senin (11/9/2017) di depan hakim, Mark Blumer.

Hakim menyatakan Wilson bersalah dan akan disidang kembali pada 28 September. Dia tidak memiliki riwayat kriminal di masa lalu.

KSP.Pratama Surya Makmur, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…