Dishub dan Satlantas membuat kanal untuk memecah arus lalu lintas di Jl. Veteran di sisi timur Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Rabu (14/6/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Dishub dan Satlantas membuat kanal untuk memecah arus lalu lintas di Jl. Veteran di sisi timur Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Rabu (14/6/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Selasa, 12 September 2017 05:35 WIB Kurniawan/JIBI/Solopos Sragen Share :

LALU LINTAS SRAGEN
Dinas Perhubungan Persiapkan Jl. Veteran Jadi Satu Arah

Dinas Perhubungan Sragen siap-siap memberlakukan SSA di Jl. Veteran.

Solopos.com, SRAGEN — Dinas Perhubungan Sragen tengah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kepadatan di Jl. Veteran, Sragen. Opsinya membuat sistem satu arah (SSA) di Jl. Veteran mulai perlintasan sebidang kereta api hingga Perempatan Stadion Taruna.

Penjelasan itu disampaikan Kasi Teknologi Sarpras Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, Pursis Yuliono. “Dalam waktu dekat kami akan terapkan rekayasa lalu lintas di Jl. Veteran. Rencananya di jalan itu dibuat sistem satu arah. Tidak begitu panjang, dari perlintasan sebidang sampai Perempatan Stadion Taruna,” tutur dia, Senin (11/9/2017).

Pursis menjelaskan penerapan SSA Jl. Veteran tinggal menunggu rambu-rambu lalu lintas dipasang. Penerapan sistem satu arah itu untuk menanggulangi masalah kepadatan lalu lintas di ruas jalan itu pada jam sibuk.

Saat hari-hari besar nasional seperti libur Idul Fitri atau Tahun Baru, ruas jalan tersebut sering semrawut. Untuk mengatasi ksemrawutan arus lalu lintas, sejak arus mudik Lebaran 2017 di jalur itu dipasangi rangkaian traffic cone.

Barrier dari rangkaian traffic cone itu masih dipasang hingga sekarang. Harapan kami dengan penerapan SSA di Jl. Veteran tidak lagi semrawut di sekitar perlintasan sebidang itu. Selama ini selalu padat,” imbuh dia.

Pursis menerangkan kesemrawutan di sekitar perlintasan sebidang Jl. Veteran lantaran jalur itu merupakan simpul arus lalu lintas dari sejumlah ruas jalan. Seperti jalur dari Pasar bunder, Pasar Kota, dan Jl. Diponegoro.

“Selama ini area sekitar perlintasan sebidang ini sangat semrawut, terutama pada di jam-jam sibuk, seperti saat jam berangkat dan pulang sekolah atau pulang dari kantor. Kami dan Satlantas mengupayakan penataan,” tambah dia.

Rencana penerapan SSA di Jl. Veteran mendapat tanggapan beragam dari kalangan pengguna jalan, salah satunya dari Susanto. Dia mengakui kerap terjadi kepadatan arus lalu lintas di sekitar perlintasan sebidang.

Dia mengapresiasi langkah Dinas Perhubungan yang memasang barrier dari traffic cone di sekitar perlintasan tersebut. Tapi dia berharap ada sosialisasi masif kepada masyarakat bila akan diterapkan SSA di Jl. Veteran tersebut.

“Sebuah kebijakan pemerintah tentu tujuannya baik. Tapi bila tidak ada sosialisasi terlebih dulu, justru bisa menuai pro kontra dari masyarakat. Jadi sebaiknya Dinas Perhubungan melakukan sosialisasi dulu,” saran dia.

 

PBF PT.TIARA KENCANA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…