Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Jean-Charles Berthonnet (kiri) meninjau Zona Jelajah Menara Eiffel di Taman Pintar Jogja, Senin (11/9/2017). (I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja) Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Jean-Charles Berthonnet (kiri) meninjau Zona Jelajah Menara Eiffel di Taman Pintar Jogja, Senin (11/9/2017). (I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 12 September 2017 02:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

200 Peserta akan Hadiri di Seminar Sains di Jogja

Unit Pelaksana Teknis Taman Pintar, Dinas Pariwisata Kota Jogja akan menggelar seminar sains

Solopos.com, JOGJA -Unit Pelaksana Teknis Taman Pintar, Dinas Pariwisata Kota Jogja akan menggelar seminar sains, Selasa (12/9/2017) besok, di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro. Seminar dengan tema Peran Science Center Dalam Pengembangan Literasi Sains Masyarakat ini akan dihadiri sekitar 200 orang dari berbagai daerah.

“Yang hadir perwakilan dari beberapa pemerintah kabupaten dan kota dari berbagai provinsi, perguruan tinggi, pengelola museum, dan perwakilan dari Asosiasi Science Center Indonesia,” kata Kepala UPT Taman Pintar, Afia Rosdiana, Minggu (10/9/2017).

Afia mengatakan seminar sains yang pertama kali dilaksanakannya tersebut lebih pada eksplorasi keberadaan Science Center berdampak pada masyarakat luas. Dari 23 Science Center di Indonesia, Jogja salah satunya yang ditempatkan di Taman Pintar.

Selama ini, kata dia, banyak orang yang ingin belajar bagaimana peran fungsi Science Center  yang ada di Taman Pintar. Agar lebih menambah banyak wawasan dari semua peserta maka dibuat seminar dengan harapan masing-masing perwakilan dapat mengungkapkan ide dan gagasannya soal pengembangan literasi sains di masyarakat.

Menurut Afia, seiring perkembangan ilmu pengetahuan peran Science Center saat ini tidak hanya menyasar pada anak sekolah. Namun masyarakat umum juga merupakan sasaran yang harus diperhatikan, dari yang hanya mendisplay alat peraga sains, berkembang luas dengan melaksanakan program kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan dan memotivasi masyarakat luas untuk mencintai ilmu pengetahuan.

“Semua orang, tanpa kecuali, harus memiliki pemahaman yang lebih baik tentang ilmu pengetahuan dan aplikasinya, sehingga kemudian dapat diambil manfaat dengan benar dan proporsional. Hal inilah yang disebut literasi sains. Dan science center memiliki tanggung jawab dan peran yang besar dalam hal ini,” kata Afia. Afia mengaku peran tersebut sudah dilakukan di Taman Pintar.

Rencananya seminar yang akan pandu oleh Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi ini akan dihadiri Menteri Riset dan Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), perwakilan dar UNESCO, Badan Meterorologi, Klimatologi, dan Geofisika pusat, Dekan Fakultas MIPA UGM,  dan perwakila dari Danone. Mereka sekaligus sebagai pembicara. Seminar dimulai pukul 09.00-15.30 WIB.

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…