Ilustrasi demonstrasi menyelamatkan etnis Rohingya (Istimewa/Thedailystar.net) Ilustrasi demonstrasi menyelamatkan etnis Rohingya (Istimewa/Thedailystar.net)
Rabu, 6 September 2017 12:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf/JIBI/Solopos.com/Newswire Internasional Share :

Al Qaeda Minta Simpatisannya di Indonesia Serbu Myanmar

Bukan hanya simpatisan di Indonesia, Al Qaeda juga menyeru kepada simpatisan di Malaysia hingga India.

Solopos.com, ABYAN – Kelompok militan Al Qaeda melalui pemipinnya Khaled Batarfi menyerukan kepada anggota dan simpatisannya di Asia Tenggara untuk berbondong-bondong ke Myanmar dan mengobarkan perang.

“Kami menyerukan kepada saudara-saudara kami di India, Indonesia, Malaysia, Bangladesh, untuk berperang di Myanmar, melawan musuh-musuh Tuhan,” seru Batarfi, seperti dikutip dilansir Emirates247 mengutip pengumuman Al Malahem Al Qaeda, Selasa (5/9/2017).

Batarfi juga memerintahkan Al Qaeda cabang India untuk mengerahkan anggota-anggotanya ke wilayah Rakhine, Myanmar.

Konflik militer Myanmar dengan warga Rohingya di Rakhine State  meletus sejak Kamis (25/8) dua pekan lalu. Persekusi terhadap warga Rohingya dilakukan militer Myanmar setelah kelompok Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) menyerang pos polisi dan menewaskan 30 orang.

Menteri Dalam Negeri Myanmar Letnan Jenderal Kyaw Swe menegaskan, ARSA adalah kelompok teroris yang mencoba menghasut kekacauan di Rakhine dengan menggunakan isu keagamaan antara Muslim Rohingya dan warga Buddhis.

Kyaw Swe juga mengungkapkan ARSA terindikasi menjadi bagian pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan ingin mendirikan kekhalifahan Rakhine.

Sejak diterapkan operasi militer dua pekan lalu, sebanyak 400 orang warga sipil Rakhine tewas. Sementara 38 ribu Rohingya bergerak ke arah perbatasan Myanmar-Bangladesh.

Sementara pemerintah Myanmar juga sudah mengevakuasi seluruh warga non-Muslim yang berada di Rakhine, untuk menghindari aksi kekerasan ARSA.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…