Soloraya
Senin, 4 September 2017 - 14:58 WIB

Desember, 687 Posisi Perdes di Boyolali Ditarget Terisi

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Solopos/Trianto Hery S)

Pemkab Boyolali menargetkan akan mengisi ratusan posisi perangkat desa (pedes) yang saat ini kosong pada Desember mendatang.

Solopos.com, BOYOLALI-Sebanyak 687 posisi perangkat desa (perdes) di seluruh Boyolali kosong. Pemkab melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) mentargetkan proses pengisian posisi perdes tersebut selesai Desember.

Advertisement

Kepala Dispermasdes Boyolali Purwanto merinci, poisis perdes yang kosong tersebut terdiri atas 179 kepala urusan (kaur), 147 kepala dusun (kadus), 124 kepala seksi (kasi), dan 237 sekretaris desa (sekdes) yang berstatus PNS menyusul penempatan posisi mereka di Pemkab Boyolali.

Posisi perdes yang kosong tersebut [selain sekdes) disebabkan adanya posisi baru dalam struktur pemerintahan desa atau adanya persegseran perdes ke posisi yang lain. “Kami targetkan Desember nanti semua perdes sudah dilantik sehingga tahun 2018 pelayanan kepada masyarakat Boyolali bisa lebih maksimal,” ujarnya kepada Solopos.com, Sabtu (2/9/2017).

Purwanto menjelaskan, tahapan pengisian lowongan perdes saat ini sudah dimulai dengan sosialisasi dan pendaftaran yang akan berakhir 26 September. Menurut dia, salah satu persyaratan umum untuk mendaftar perdes adalah memiliki kemampuan mengoperasikan komputer. Persyaratan tersebut saat ini sangat dibutuhkan mengingat hampir semua pekerjaan dilakukan menggunakan komputer. “Apalagi dengan visi Boyolali Smart City kemampuan perangkat desa juga harus mendukung ke arah sana,” imbuhnya.

Advertisement

Selanjutnya para peserta akan melalui seleksi tertulis yang direncanakan digelar Oktober mendatang di kantor kecamatan masing-masing. Purwanto menegaskan, peserta yang akan dipilih menjadi perdes adalah peserta yang memperoleh nilai ujian tertinggi.

Ketentuan ini sekaligus mengantisipasi keraguan masyarakat atas transparansi pemilihan perdes. “Mereka yang dipilih adalah yang punya nilai tertinggi. Panitia penyelenggara ujuan juga berasal dari luar desa sehingga diharapkan seleksi ini akan menghasilkan perdes-perdes terbaik,” kata dia.

Terpisah, Kepala Desa Kendel, Kecamatan Kemusu Kusmanto saat dimintai tanggapan mengenai perdes, dia mengatakan desanya memiliki tiga posisi perdes kososng. Dia berharap dengan adanya seleksi perdes ini posisi tersebut segera terisi sehingga pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal.

Advertisement

“DI tempat kami ada tiga yang kosong, termasuk seksdes. Ya semoga saja seleksi berjalan lancar sehingga posisi akan terisi dan pelayanan masyarakat akan lebih baik,” ujarnya kepada solopos.com.

 

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif