Kiper Satria Tama (berbaju hitam) dan pemain Timnas Indonesia U-22 tertunduk seusai gawang kemasukan gol saat melawan Malaysia U-22 dalam babak semi final SEA Games XXIX Kuala Lumpur di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Malaysia, Sabtu (26/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Wahyu Putro A)
Jumat, 1 September 2017 22:00 WIB Adib Muttaqin Asfar/Newswire/JIBI Internasional Share :

INDONESIA VS FIJI
Ciamik di SEA Games, Satria Tama Gantikan Kurnia Meiga

Penampilan bagus di SEA Games membawa Satria Tama kembali dipanggil Milla untuk laga Indonesia vs Fiji.

Solopos.com, BEKASI — Ada yang berbeda di bawah mistar gawang timnas Indonesia senior dalam laga melawan Fiji di Stadion Patriot Candrabhraga, Bekasi, Sabtu (2/9/2017), besok. Jika biasanya nama Kurnia Meiga nyaris tak tergantikan, kali ini posisinya berpotensi dihuni kiper muda Satria Tama.

Penampilan gemilang Satria Tama menjaga gawang Timnas U-22 selama SEA Games 2017 Kuala Lumpur tampaknya membuat pelatih Luis Milla masih kepincut. Selain karena rekor penyelamatan gawang dan penempatan posisinya yang ciamik, kiper Pesegres Gresik itu dipilih masuk karena Kurnia Mega sedang sakit.

Terkait kondisi Kurnia, Arema pun sudah memberikan surat resmi kepada PSSI terkait pemberitahuan bahwa kiper utama mereka tidak bisa bergabung. “Karena Kurnia Meiga sakit dan tidak bisa tampil maka saya harus cari penggantinya. Satria Tama menjadi opsi terbaik yang saya punya. Dia menunjukkan kapasitasnya di ajang SEA Games,” kata Milla, Jumat (1/9/2017), dikutip Solopos.com dari Pssi.org.

Selain Satria, Milla juga memanggil kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa posisi penjaga gawang. Soal siapa yang nanti akan dipilih sebagai starter, Milla belum bersedia mengungkapkan.

Milla juga menyampaikan keputusannya untuk mengurangi jumlah pemain menjadi 19. Milla tidak jadi memanggi pemain Bali United, Fadil Sausu. “Kami hanya membutuhkan 19 pemain saja di laga ujicoba melawan Fiji. Apalagi dengan persiapan pendek dan sektor gelandang juga sudah banyak pilihan,” kata Milla.

Dari semua pemain yang dipanggil, 17 pemain bermain di kompetisi Go-Jek Traveloka Liga 1 dan satu pemain yakni Andik Vermansyah yang bermain di Malaysia bersama klub Selangor FA. Timnas Indonesia direncanakan baru akan kumpul pada Kamis (31/8/2017) ini.

Pertandingan persahabatan antara Indonesia dan Fiji ini merupakan pertemuan ketiga. Pada pertemuan pertama yang digelar di Suva pada 31 Mei 1981 dan Indonesia mampu menahan imbang Fiji dengan skor 0-0. Sedangkan pada pertemuan kedua di Stadion Senayan pada 10 Agustus 1981, Indonesia bermain imbang dengan Fiji dengan skor 3-3.

Berikut skuat Timnas Indonesia senior dalam laga melawan Fiji:

Kiper: Andritany Ardhiyasa (Persija), Satria Tama (Persegres Gresik)
Belakang: Beny Wahyudi (Arema FC), Manahati Lestusen (PS TNI), Fachruddin Aryanto (Madura United), Ahmad Jufriyanto (Persib), Abdul Rahman (Borneo FC), Ahmad Alfarizi (Arema FC)
Tengah: Adam Alis (Arema FC), Gede Sukadana (Bali United), Bayu Pradana (Mitra Kukar), Andik Vermansyah (Selangor FA), Stefano Lilipaly (Bali United), Slamet Nurcahyo (Madura United), Irfan Bachdim (Bali United), Rizki Pora (Barito Putera), M. Rahmat (PSM)
Striker: Boas Salossa (Persipura), Lerby Eliandry (Borneo FC)

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…